Dalam dunia pertanian, kita membutuhkan tanah sebagai media bercocok tanam. Namun tahukah kamu bahwa tak hanya tanah yang bisa diandalkan sebagai media tanam. Ada juga media tanam lain yang bisa dijadikan opsi, misalnya cocopeat. Sebelum menuju pembahasan lebih dalam, baca dulu artikel ini untuk mengetahui from A to Z tentang bisnis sabut kelapa: Bisnis Sabut Kelapa: Manfaat, Prospek, & Resiko.
Cocopeat merupakan media tanam organik yang memiliki kualitas tak kalah baik dengan tanah. Perlu Anda ketahui bahwa cocopeat adalah media tanam yang dibuat dari sabut kelapa. Bahan-bahannya sangat mudah ditemukan di sekitar kita, terlebih di negara tropis seperti Indonesia. Yuk, simak lebih dulu mengenai definisi cocopeat dan apa saja manfaatnya!
Definisi Cocopeat
Cocopeat adalah produk sampingan kelapa yang bisa dijadikan sebagai media tanam. Cara kerjanya bagaimana? Jadi, media tanam itu bisa kita pakai setelah kita mengekstraksi seratnya dari batok atau tempurung kelapa. Cocopeat sering disebut sebagai debu sabut karena berwarna cokelat muda. Singkat kata, cocopeat adalah spons yang berasal dari serat sabut kelapa yang dihancurkan.
Nah, manfaatnya sebagai pengganti tanah yang lebih baik tentunya menjadi gebrakan di dunia pertanian, ya? Kelebihannya apa saja, sih? Beberapa kelebihan cocopeat di antaranya seperti teksturnya yang mirip tanah, dapat menyerap air dengan baik seperti spons, ramah lingkungan, lebih tahan lama, dan lebih mudah untuk pemula. For your information, bahkan cocopeat bisa dijadikan briket, loh! Baca selengkapnya di sini: Briket Tempurung Kelapa, Produk Indonesia yang Mendunia.
Manfaat Cocopeat
Cocopeat memiliki sifat mudah menyerap dan menyimpan air. Pori-pori yang ada di dalam cocopeat dapat memudahkan pertukaran udara dan masuknya sinar matahari. Selain itu, dalam cocopeat terdapat kandungan Trichoderma molds, sejenis enzim dari jamur yang dapat mengurangi penyakit dalam tanah. Karena adanya jamur ini, cocopeat dapat berfungsi sebagai penjaga tanah agar tetap gembur dan subur.
Nah, bicara tentang manfaat cocopeat, perlu Anda ketahui bahwa satu kilogram cocopeat dapat menampung hingga 16 liter air. Kemampuan cocopeat dalam menyerap cairan dapat meningkatkan porositas tanah. Dampak positifnya, tanah akan menahan lebih banyak udara dan air sehingga sirkulasi dan drainase pada lahan akan lebih terjaga.
Tingkat kegemburan tanah yang tinggi membentuk akar tanaman jauh lebih mudah sehingga tanaman akan lebih sehat dan subur. Tanaman sehat berarti ada lebih banyak buah di dalamnya. Sangat cocok untuk sayuran berdaun seperti sawi, bayam dan kangkung yang dibudidayakan dalam pot.
Nilai pH cocopeat adalah 5,8 hingga 6,5, yang merupakan kisaran sempurna bagi sebagian besar jenis tanaman untuk tumbuh. Cocopeat juga dapat digunakan sebagai media untuk budidaya tanaman secara hidroponik. Cocopeat memang digunakan sebagai pilihan media tanam pengganti tanah namun bila digunakan ia membutuhkan tambahan pupuk sebagai penyubur.
Langkah-Langkah Membuat Cocopeat
Ingin membuat cocopeat secara mandiri? Tak bisa sembarangan, loh. Kalau Anda pergi ke pabrik besar, tentunya mengolah secara manual sudah ditinggalkan karena justru boros dan ribet. Kalau di pabrik, tentunya pengolahannya menggunakan mesin-mesin produksi yang bermacam-macam. Cek di sini untuk mengenali jenis-jenis mesinnya: Ingin Bisnis Olahan Sabut Kelapa? Kenali Jenis Mesinnya.
Namun, tentu tidak salah jika Anda ingin mengetahui bagaimana langkah membuat cocopeat secara manual. Yuk, ikuti langkah-langkah berikut ini untuk membuat cocopeat secara manual. Yang pertama, Anda harus mengumpulkan sabut kelapa yang masih basah, kemudian dikeringkan dulu, lalu potong menjadi bagian yang lebih kecil dengan gunting.
Setelah proses pertama selesain, kemudian giling sekam kelapa menggunakan mesin mixer, lalu pisahkan serbuk dan serat kelapa. Selanjutnya, serat kelapa diolah sampai menjadi cocopeat. Serbuk kelapa kemudian dicuci dengan air agar unsur-unsur seperti kalium, natrium dan klorida menghilang. Cocopeat dapat disimpan ke dalam wadah, tetapu juga bisa dikompres agar lebih tahan lama.
Cara Menggunakan Cocopeat untuk Media Tanam
Ada empat langkah yang bisa dilakukan untuk menggunakan cocopeat ke dalam pot, yaitu mengambil tanah kebun sebesar 30% untuk dimasukkan ke dalam pot, lalu tambahkan 30% kompos organik, dan tambahkan juga 20% dari cocopeat. Setelah itu, campurkan serbuk kayu sebesar 20% ke dalam bahan-bahan tadi. Nah, campuran cocopeat penuh nutrisi sebagai media tanam sudah siap digunakan.
Mesin yang Dapat Membuat Cocopeat dari Asterra
Ada banyak sekali, loh, mesin-mesin yang bisa digunakan Anda untuk membuat cocopeat. Untuk skala bisnis yang besar, Anda perlu mesin-mesin tersebut agar dapat menghemat biaya dan tenaga. Namun, ada satu mesin yang sangat Anda perlukan untuk kepentingan yang satu ini, yaitu Mesin Pencacah Sabut Kelapa Cocopeat dari Asterra Machine yang sangat berguna.
