
Apa yang terlintas di pikiran Anda ketika mendengar janggel jagung? Janggel atau disebut dengan tongkol jagung adalah sisa dari biji jagung yang dipipil atau diambil. Bagian ini terdiri dari inti keras di tengah tongkol yang berfungsi sebagai tempat menempelnya biji-biji jagung.
Hampir semua orang mengetahui bahwa biji jagung dapat diolah untuk berbagai manfaat. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa janggel jagung memiliki manfaat yang tidak kalah menarik?
Kandungan Janggel Jagung
Janggel jagung memiliki kandungan yang bernutrisi apabila diolah dengan baik. Berbagai macam kandungan ini dapat ditambahkan dengan komposisi lain agar olahannya lebih bermanfaat.
Selulosa
Selulosa adalah serat alami yang terdapat di janggel jagung. Komponen utama dalam janggel jagung ini mencapai 30-50%!
Akan tetapi, serat ini tidak dapat dicerna manusia. Janggel dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Serat kasar dalam janggel jagung dapat meningkatkan efisiensi pencernaan pada ternak.
Pembuatannya pun cukup mudah: janggel jagung hanya perlu dicacah manual atau menggunakan mesin pencacah janggel jagung. Setelah itu, campurkan dengan komponen pakan lain.
Lignin
Siapa sangka bahwa lignin atau zat kayu untuk pembuatan arang terdapat dalam janggel jagung?
Lignin dalam janggel jagung pun cukup besar, yaitu sekitar 15-25%. Tidak heran jika banyak yang memanfaatkan janggel jagung sebagai pengganti arang atau kayu bakar. Â
Hemiselulosa
Hemiselulosa adalah serat yang berperan penting dalam struktur sel dinding tumbuhan. Kandungan hemiselulosa dalam janggel jagung mencapai 20-30%.
Hemiselulosa dalam janggel jagung yang tinggi dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kertas seni. Meskipun proses pembuatannya cukup panjang, tetapi pembuatannya dapat efektif apabila menggunakan mesin bubur kertas.
Protein
Dibandingkan dengan yang lain, protein dalam janggel jagung relatif rendah. Besaran protein hanya berkisar antara 1-3 %. Kembali lagi kepada jenis, proses pertumbuhan, dan perawatan jagung.Â
Janggel Jagung Sebagai alternatif Pakan Ternak
Meskipun kandungan protein sedikit, tetapi janggel jagung dapat digunakan sebagai tambahan komponen lain untuk kebutuhan pakan ternak.
Sangat disayangkan apabila lignin, selulosa, dan protein dalam janggel jagung hanya berujung sebagai bahan bakar. Padahal, ada teknologi efektif pengolahan janggel jagung sebagai pakan ternak, yaitu silase janggel jagung.
Silase janggel jagung dapat dilakukan dengan menggiling tongkol jagung hingga halus, lalu mencampurnya dengan sumber karbohidrat lain terlarut. Sumber karbohidrat lain ini adalah tetes tebu dan dedak. Penambahan sumber karbohidrat ini sekitar 2% dari bahan kering, lalu diberi tetesan tebu hingga kelembaban mencapai 30-40%.
Olahan campuran tersebut kemudian difermentasi hingga 21 hari di dalam kantong besar yang ditutup rapat. Setelah itu, janggel jagung siap dipakai.
Gimana? Masih ragu dengan kandungan janggel jagung?
Meskipun kandungan janggel jagung cukup banyak, tetapi perlu pengolahan yang tepat agar nutrisinya tetap terjaga. Maka dari itu, alat yang diperlukan untuk mengolah juga perlu ditinjau kualitasnya.
Dalam hal ini, asterra.id adalah jawabannya. Cek katalognya untuk memenuhi kebutuhan Anda!