
Pakan ayam dapat memengaruhi laju pertumbuhan dan kualitas daging. Pemberian pakan yang sesuai dengan kebutuhan gizi mengurangi resiko ayam sakit. Bahkan pemberian pakan yang salah dapat berakibat kematian pada ayam.
Konsumsi daging Masyarakat Indonesia cukup tinggi. Apalagi kualitas ayam pedaging dilihat dari tekstur dan rasa dagingnya. Kualitas dari pakan mempengaruhi kandungan protein lemak, komposisi asam lemak, nilai kalori dan warna daging.
Karena itulah, kandungan yang terkandung dalam pakan ayam perlu diperhatikan. Banyak peternak yang beralih membuat pakan sendiri atau rumahan sebagai upaya memenuhi gizi hewan ternak dengan biaya produksi yang murah.
Apa saja bahan yang perlu disiapkan untuk membuat pakan dirumah? Yuk, kenali jenis pakan ayam rumahan yang memiliki nutrisi tinggi dan sering digunakan masyarakat Indonesia.
Jenis-Jenis Pakan Ayam Pedaging
Beberapa jenis pakan ayam rumahan biasanya memiliki bahan baku yang mudah diperoleh. Kualitas pakan ayam yang dibuat di rumah tidak kalah dengan jenis pakan ayam yang berasal dari pabrik.
Dedak Padi
Dedak padi bisa dikatakan sangat populer di kalangan peternak Indonesia. kandungan asam amino yang tinggi dapat membantu pertumbuhan laju ayam. Selain itu harganya yang relatif murah dan mudah ditemukan membuatnya sering digunakan oleh peternak. Selain asam amino, dedak padi juga mempunyai kalori dalam jumlah besar. Akan tetapi kekurangan dari dedak padi adalah tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama. Besarnya kandungan lemak membuat dedak padi cepat berbau tengik. Dedak padi yang sudah lama disimpan dan berbau tidak sedap tidak dapat dikonsumsi oleh ayam karena dapat mempengaruhi kualitas ayam.
Tepung-Tepungan
Jenis pakan tepung biasanya dibuat dari tulang, jagung, dan olahan daging. Tepung tulang menjadi salah satu yang sering digunakan karena memiliki unsur kalsium dan fosfor yang sangat banyak, unsur-unsur tersebut sangat bagus bagi sendi-sendi dan tulang ayam pedaging. Akan tetapi jenis tepung lainya juga mengandung gizi yang tinggi contohnya. Tepung yang berasal dari hasil olahan daging ikan yang digiling. Tepung ikan memiliki kadar protein mencapai 680 gram per kilogramnya. Jenis pakan tepung memiliki tekstur yang lembut dan mudah dicerna, dan sangat direkomendasikan untuk DOC (day old chick atau anak ayam).
Pelet
Pelet termasuk jenis pakan yang paling disukai oleh ayam karena memiliki kandungan nutrisi tinggi yang membuat nafsu makan ayam bertambah. Pelet juga bisa disimpan dalam waktu yang lama karena teksturnya yang cenderung kering. Pelet juga lebih efisien dan menghemat biaya daripada tepung-tepungan sehingga cocok untuk peternak yang sedang memangkas biaya produksi pada makan. Nah, Untuk membuat pakan rumahan yang bisa di sesuaikan dengan kebutuhan gizi dan biaya produksi. Penggunaan mesin pembuat pakan ayam bisa menunjang kinerja peternak. Salah satunya adalah mesin pelet berkapasitas 1 ton yang tersedia di asterra.id
Jagung
Jagung termasuk pakan ayam campuran. Jagung mengandung vitamin C, vitamin B, asam lemak, kalium, omega 6 yang membuat ayam sehat. Jagung memiliki tekstur yang padat sehingga peternak perlu memperhatikannya. Tekstur yang terlalu keras membuat ayam tidak nafsu makan. Keuntungan lain dari jagung adalah harganya yang murah dah mudah di dapat
Sorghum
Penggunaan pakan sorgum sangat baik untuk ayam karena memiliki serat yang cukup tinggi. Akan tetapi sorgum masih kurang populer di kalangan peternak dikarenakan sorgum hanya tumbuh di daerah dengan iklim tertentu. Cara lain penggunaan sorgum juga dengan dicampur dengan bahan yang lain.
Pollard
Pollard sering disebut juga dengan dedak gandum yang diolah menjadi tepung terigu. Kandungan yang kaya akan lemak, protein, dan juga serat sehingga baik untuk kesehatan ayam pedaging (broiler). Kandungan kalori yang tinggi dapat merangsang broiler untuk bergerak secara lincah.
Akan tetapi karena kandungannya yang terlalu tinggi pemberian pakan pollard ini tidak bisa dilakukan setiap hari.
Meskipun memiliki beberapa kelemahan. Produksi pakan ayam rumahan juga memiliki beberapa keunggulan daripada pakan ayam yang dibuat di pabrik.
Keunggulan pakan produksi rumahan dengan Pabrik
Efisiensi Harga
Membuat pakan rumahan cenderung lebih murah dibanding dengan membeli di pabrik. Pakan yang dibuat pabrik menggunakan bahan baku tetap dan adanya kelangkaan bahan baku. Pembuatan pakan rumahan bisa disesuaikan dengan bahan baku yang ada untuk memangkas biaya produksi. Peternak yang memiliki usaha skala besar biasanya memilih pakan rumahan untuk memangkas biaya produksi
Kandungan Gizi
Kandungan gizi pada pakan rumahan bisa disesuaikan dengan keperluan hewan ternak. Pencampuran bahan baku juga dapat menambah gizi. Selain itu, pakan rumahan juga bebas dari zat kimia yang bisa berakibat buruk pada ayam. Daging ayam yang tidak banyak mengandung bahan kimia berbeda dengan daging yang mengkonsumsi bahan kimia. Belakangan ayam organik banyak diminati oleh masyarakat karena tekstur dagingnya yang dianggap lebih kenyal dan sehat.
Tentu saja, terlepas dari baiknya pakan rumahan maupun pabrik. Pemberian pakan yang rutin dan sesuai dengan kebutuhan ayam harus dilakukan. Pemberian vitamin dan air juga menjadi hal yang pentin. Begitupun dengan pemberian minum setiap saat dan pemberian vitamin bisa dilakukan dengan mencampur dengan air minum
Tertarik untuk memulai membuat pakan rumahan? Sebetulnya pembuatan pakan rumahan tidaklah terlalu sulit dan menghabiskan tenaga, hanya perlu keuletan dan konsistensi dalam melakukannya.