
Untuk Anda, para peternak ayam yang sedang mengalami masalah dengan hewan berkaki dua tersebut, selamat datang di artikel ini. Sebagai peternak sekaligus pebisnis, masalah ayam ngorok tentunya tidak dapat dibiarkan. Hal tersebut bisa jadi pertanda ayam sedang sakit atau mengalami gangguan pada pernapasan. Sebelum Anda beranalisis sendiri, lebih baik Anda menyimak penyebab dan cara mengatasi ayam ngorok.
Ayam tentunya bisa terserang banyak penyakit. Yang sering diketahui oleh masyarakat biasanya penyakit tetelo, berak kapur, dan ngorok. Ayam bisa ngorok seperti layaknya manusia. Pada manusia, ngorok berarti gangguan pernapasan ketika tidur. Hal tersebut bisa dialami oleh hewan, salah satunya ialah ayam.
Dengan masalah Anda tersebut, tentunya Anda tidak ingin buang-buang waktu lagi. Kami sudah merangkum mengenai gejala, penyebab, dan cara mengatasi ayam ngorok. Anda bisa menyimaknya pada uraian di bawah ini.
Gejala dan Penyebab Ayam Ngorok
Ayam ngorok biasanya disebabkan oleh penyakit yang bernama Chronic Respiratory Disease (CDR) menurut Maloedyn Sitanggang dan Didit Gondang–penulis buku Ayam Pakhoe si Petarung Paling Unggul. Dari nama penyakitnya saja, Anda bisa menyimpulkan bahwa penyakit ngorok itu bernama lain penyakit pernapasan kronis. Penyakit ini menyerang ayam yang berusia 4—9 minggu karena adanya bakteri Mycoplasma gallisepticum.
Ayam ngorok karena bakteri tersebut memiliki gejala-gejala yang jelas terlihat. Ayam berpenyakit CDR cenderung memiliki hidung yang berlendir karena ingus sehingga sulit bernapas. Gejala lain yang dapat dilihat ialah ayam menjadi lemah, kotorannya berwarna hijau atau kuning sedikit keputihan, diare, dan mudah mengantuk. Jika kondisi ayam semakin parah biasanya ayam juga nampak semakin tidak berdaya. Daya tahan tubuhnya menurun drastis karena dehidrasi. Badannya menjadi kurus dan matanya tampak layu.
Selain disebabkan bakteri tersebut, penyakit ngorok atau biasa disebut snot ini juga bisa disebabkan oleh bakteri Avibacterium paragallinarum. Bakteri ini mengakibatkan ayam pilek dan mengeluarkan ingus yang encer berwarna kuning dengan bau busuk ataupun amis. Seperti manusia ketika pilek, ayam juga dapat bersin dan matanya berair. Perlu diwaspadai meski ayam telah sembuh, ayam tersebut dapat menjadi carrier virus bagi ayam lain.
Cara Mengatasi Ayam Ngorok
Tentunya, langkah-langkah mengatasi ini bisa digabungkan dengan langkah-langkah pencegahan. Jika Anda terlanjur mengalami masalah ayam ngorok, Anda bisa melakukan cara-cara menanggulangi. Namun, jika Anda belum mengalami masalah tersebut, Anda masih perlu mengenali langkah-langkah preventifnya.
Isolasi Ayam yang Sakit
Makhluk hidup yang sakit dapat menjadi carrier virus bagi makhluk hidup yang sehat. Hal tersebut benar adanya. Jika kasus Anda sudah terdapat beberapa ayam yang sakit ngorok, Anda perlu mengisolasi mereka terlebih dahulu. Anda harus mencegah mereka berinteraksi dengan ayam yang sehat sehingga tidak terjadi penularan yang tidak diinginkan.
Kandang untuk karantina tersebut juga tidak boleh jauh berbeda dengan kandang primernya. Kandang harus selalu bersih dan nyaman bagi ayam. Rumah yang nyaman akan membuat si sakit ini menjadi lebih tenang dan dapat mempercepat recovery.
Perhatikan Kadar Debu dan Amonia dalam Kandang
Anda mengetahui bahaya lebih lanjut mengenai amonia? Layaknya debu, amonia tidak boleh dihirup terlalu sering atau banyak. Fakta mengenai amonia ialah menghirupnya dalam konsentrasi yang rendah saja sanggup membuat batuk-batuk. Amonia berpotensi menyebabkan luka pada saluran pernapasan seperti hidung dan tenggorokan.
Anda harus membersihkan kandang ayam Anda sehingga bersih dari debu maupun amonia. Perhatikan kapasitas kandang dibandingkan dengan jumlah ayam di dalamnya. Pastikan kandang luas bagi ayam dan ventilasinya cukup untuk udara maupun sinar matahari.
Jemur Ayam tiap Pagi untuk Bergerak Bebas
Makhluk hidup yang baik ialah yang menjaga jiwa dan raganya. Ayam jika dibiarkan saja di kandang dan hanya diberi pakan maka badannya tidak bergerak. Alhasil, ayam tersebut menjadi gampang berpenyakit dan lemah.
Setidaknya, Anda perlu mengumbar ayam-ayam itu agar dapat bergerak bebas. Pengumbaran ini juga membuat ayam tidak gampang stres. Ayam yang stres bisa dilihat dari gejalanya dan nantinya mudah sekali terkena sakit dari bakteri maupun virus.
Disinfektasi Kandang dan Jaga Sanitasi Air
Kandang ayam sebaiknya tidak hanya dibiarkan bersih menggunakan pembersihan manual. Bakteri dan virus bisa tumbuh di mana saja, bahkan mereka merupakan makhluk yang tak kasat mata. Tempat yang bersih tidak menjamin selalu sehat. Anda perlu melakukan sanitasi pada kandang agar kandang benar-benar terbebas dari calon-calon penyakit bagi ayam Anda.
Selain itu, Anda juga perlu menjaga sanitasi air untuk ayam-ayam Anda. Jangan biarkan air tidak pernah diganti, atau mengendap terlalu lama. Berikan rasa aman bagi ternak Anda–seperti merawat kandang, mencuci tempat makan dan minumnya.
Obati Ayam dengan Pakan dan Antibiotik yang Baik
Solusi yang satu ini menjadi bagian paling penting dan Anda tidak boleh meremehkannya. Pakan yang baik akan membuat ayam gemar makan sehingga tahap penyembuhannya semakin cepat. Pemberian antibiotik dan multivitamin juga bisa dilakukan ketika Anda sudah melakukan pemeriksaan terhadap ayam Anda. Jangan sembarangan memberikan obat pada ayam jika analisis Anda ragu atau tidak ditangani oleh dokter hewan.
Makanan adalah hal terpenting dalam kebutuhan makhluk hidup. Sebagai upaya merawat ayam Anda, jangan sampai salah pilih pakan. Penggunaan mesin dengan kapasitas masif untuk membuat pakan bagi ayam Anda bisa menyingkat waktu, tenaga, serta uang dalam bisnis Anda. Salah satunya dengan mesin pelet berkapasitas satu ton milik Asterra.
Penggunaan mesin pelet milik Asterra benar-benar mengefisienkan banyak hal dalam pekerjaan Anda. Jenis-jenisnya pun bermacam-macam, tergantung apa yang Anda perlukan. Mesin pelet ini membuat nutrisi dalam pakan untuk ayam Anda dapat diolah dengan baik. Anda juga dapat membuka jasa custom pembuatan pakan bagi konsumen yang ingin meracik sendiri pakan untuk peternakan mereka. Nah, Anda sudah mengetahui mengenai gejala sekaligus penyebab dan cara mengatasi ayam ngorok. Tentunya, usaha pencegahan juga merupakan kunci agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang. Anda juga perlu terus menggali informasi dan up to date mengenai pakan-pakan bergizi dengan kandungan yang baik untuk ayam Anda. Kunci dari keberhasilan bisnis peternakan ialah pakan, kesehatan, dan juga kebersihan yang tetap terjaga.