
Seperti yang kita ketahui, nasi menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Produksi beras dari padi menjadi kegiatan yang penting mengingat kebutuhan masyarakat yang tinggi.
Dalam proses penggilingan padi, akan menghasilkan beras dan juga sekam. Sekam adalah kulit padi yang terlepas setelah proses penggilingan. Manfaat sekam banyak sekali mulai dari media tanam hingga bahan bakar.
Manfaat Sekam Padi
Daripada dijadikan limbah atau dibakar, yuk simak manfaat sekam bagi kehidupan sehari hari.
Media Tanam
Sekam memiliki kemampuan menahan nutrisi lebih lama dikarenakan sekam berfungsi sebagai pengikat unsur hara. Hal ini membuat tanah akan memiliki sifat gembur serta polos. Jika mencampurkan tanah dengan sekam juga akan membuat akar semakin merambat ke berbagai arah karena tanah memiliki banyak rongga.
Selain itu cara lain untuk memanfaatkan sekam sebagai media tanam adalah dengan dibakar. Sekam bakar memiliki kandungan fosfat yang berfungsi membuat tanaman semakin kuat, bahkan bisa membuat daunnya menjadi lebih tegak.
Bahan Bakar Alternatif
Manfaat sekam yang lain adalah dijadikan bahan bakar alternatif berupa briket arang sekam. Proses pembuatan sekam cukup mudah yaitu dengan menghaluskan sekam padi dan mencampurnya dengan bahan bahan pembuat arang,
Setelah dicampur, bahan tersebut akan dicetak sesuai dengan bentuk yang diinginkan, biasanya berbentuk persegi atau bulat sesuai dengan alat cetaknya. Usahakan sekam padi maksimal dalam proses penghalusan agar daya bakar sekam baik.
Terakhir adalah proses pengeringan dengan menjemur briket di bawah sinar matahari. Produk briket termasuk laris dipasaran karena dianggap memiliki suhu api yang optimal.
Dedak Sekam Padi
Sekam padi memiliki kandungan protein yang cukup tinggi pada angka 14-20%. Protein ini berguna untuk pertumbuhan dan juga produktivitas ternak. Oleh karenanya sekam padi juga dimanfaatkan sebagai dedak.
Akan tetapi dalam pembuatan dedak, disarankan dicampur bahan bahan yang lain seperti jagung atau konsentrat karena sekam padi kurang mengandung energi. Untuk membuat dedak dari sekam padi diperlukan mesin penepung sekam padi. Sekam padi dan juga bahan bahan campuran lainnya akan dimasukan ke dalam mesin dan secara otomatis mesin akan membuat dedak.
Asterra mesin memproduksi mesin penepung sekam berkualitas dengan dimensi 120 x 80 x 140 cm dan memiliki kapasitas 20-30 kg/jam. Mesin ini juga dilengkapi dengan Diesel 8 HP sebagai penggerak. Selain itu, material body dari bahan Plat Besi dan material rangka berbahan UNP dan Siku besi yang kuat membuat proses penepungan sekam menjadi lebih maksimal. Selengkapnya bisa di cek di asterra.id