Sepertinya, briket sudah mulai sering “terdengar” di Indonesia, bahkan oleh mereka yang merupakan orang awam. Orang Indonesia mulai menggunakan briket sesuai dengan fungsi, kelebihan, jenis, sekaligus cara membuatnya. Nah, sebenarnya briket itu apa, sih?
Briket adalah bongkahan bahan mudah terbakar yang biasa digunakan untuk menyalakan dan memelihara api, baik di dalam ketel, panggangan atau di ruang terbuka seperti lubang api. Biasanya, briket berbentuk persegi atau persegi panjang, tetapi juga dapat berbentuk gumpalan atau bentuk cetakan lainnya.
Fungsi Briket
Lalu, apa saja fungsi-fungsi dari briket ini? Menurut modul yang berjudul Bioarang Organik Energi Alternatif karya Indra Koto, Sahala Siallagan, dan Lisyanto (2019), terdapat beberapa fungsi dari briket, antara lain sebagai berikut.
Bahan Bakar Alternatif
Briket biasanya digunakan pada industri skala besar, home industri, rumah makan, hingga dalam sektor rumah tangga dan lainnya. Briket berfungsi sebagai bahan bakar padat yang merupakan bahan bakar alternatif. Salah satu briket yang terkenal juga dapat berasal dari batok kelapa, cek selengkapnya di sini: Cara Membuat Briket Arang dari Batok Kelapa.
Bahan Bakar yang Lebih Efisien
Jika dibandingkan dengan bahan bakar minyak, briket memiliki banyak kelebihan. Misalnya penggunaannya yang lebih hemat, ekonomis, aman, dan ramah lingkungan. Jadi, pada intinya, briket dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif yang memanfaatkan limbah sumber daya alam dalam pembuatannya dan sangat ramah lingkungan.
Bahan Bakar yang Ramah Lingkungan
Briket juga dapat mengurangi sampah karena bahan bakunya sendiri adalah biomassa seperti tempurung kelapa, kayu, limbah, gambut, jerami, dan juga serbuk gergaji. Sebagai catatan bersama, briket paling aman adalah briket yang terbuat dari bahan alam, bukan briket batu bara. Sebab, briket batu bara dapat menimbulkan asap yang sangat pekat dan bersifat racun.
Cara Membuat Briket Sederhana
Briket dapat dibuat dari bahan-bahan di sekeliling kita, salah satunya ialah tempurung kelapa. Berikut ini cara atau tahapan membuat briket yang perlu diketahui. Alat dan bahan yang diperlukan :
- Tempurung kelapa
- Tepung kanji
- Air
- Pipa paralon(bila diperlukan)
Tahapan Membuat Briket dari Tempurung Kelapa
Dari informasi-informasi sebelumnya, tentunya sebagai pebisnis, Anda harus tahu bagaimana cara membuat briket. Salah satu briket yang akan kami sajikan cara pembuatannya ialah briket dari tempurung kelapa. Anda bisa ikuti langkah-langkahnya di bawah ini, atau cek artikel yang lebih lengkap di sini: Proses Pembuatan Briket dari Tempurung Kelapa.
- Tempurung kelapa dibakar sampai hangus, lalu ditumbuk sampai halus dan diayak dengan ukuran lolos 50 mesh dan 70 mesh.
- Buat adonan dari tepung kanji (air dengan tepung kanji).
- Campur bubuk tempurung kelapa dengan adonan kanji.
- Bentuk bola-bola kecil atau masukkan pipa paralon (dicetak agar bentuknya bagus).
- Jemur dijemur matahari kurang lebih 1 hari, tunggu hingga kering.
Proses Pembuatan Briket
Nah, setelah mengetahui tahapan pembuatan dari tempurung kelapa, Anda sebaiknya mengetahui bagaimana prosesnya. Nah, proses pembuatan briket kami sajikan dalam artikel jenis, fungsi, dan cara pembuatan briket ini dengan cara yang lebih mudah untuk dibaca.
Pengarangan
Yang pertama yang akan dibahas ialah pengarangan. Anda pasti sudah paham dalam subbab ini, pengarangan berasal dari kata arang sehingga memerlukan sesuatu yang dibakar. Proses pengarangan ini menggunakan serbuk gergaji dan tempurung kelapa yang dibuat arang dengan pengarangan manual (dibakar).
Pengayakan
Pengayakan dilakukan untuk menghasilkan arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa yang lembut dan halus. Lalu, arang serbuk gergaji diayak dengan saringan ukuran kelolosan 50 mesh dan arang tempurung kelapa dengan ukuran 70 mesh.
Pencampuran Media
Arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa yang telah disaring kemudian dicampur dengan perbandingan arang serbuk gergaji sebesar 90% dan arang tempurung kelapa sebesar 10%. Pada saat pencampuran media ditambah lem kanji sebanyak 2,5 % dari seluruh campuran arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa.
Langkah Terakhir: Pencetakan Briket Arang
Setelah bahan-bahan tersebut dicampur secara merata dan mencampur, kemudian dimasukkan ke dalam cetakan briket dan dikempa. Arang dicetak sesuai kemauan konsumen.
Kelebihan Briket
Pada umumnya, masyarakat terbiasa menggunakan briket yang berasal dari bahan sekam padi, arang sekam, batok kelapa, bonggol jagung dan lain-lain. Namun, tidak dipungkiri bahwa peran minyak bumi masih menjadi yang paling unggul untuk membuat briket.
Pembuatan briket dilakukan mengikuti rangkaian proses pemadatan dan penekanan. Hal ini untuk meningkatkan nilai kalor per satuan luas dari suatu bahan. Oleh karena itu, diharapkan energi alternatif dapat menghasilkan kualitas yang lebih baik.
Mengurangi Pencemaran
Fosil dapat menimbulkan pencemaran di lingkungan ketika sudah tidak terpakai. Adapun fungsi briket yang berasal dari BBM mampu mengurangi pencemaran yang disebabkan oleh bahan bakar fosil.
Tidak Cepat Habis
Jika ada yang beranggapan bahwa bahan biomassa lebih ekonomis dibanding bahan BBM, maka hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Hal ini karena bahan briket yang berasal dari biomassa mudah habis sehingga perlu sering mengganti.
Meskipun briket BBM mudah terbakar, namun bahan ini tidak cepat habis sehingga tidak akan menimbulkan pemborosan. Briket dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama apalagi berbahan bakar minyak. Umumnya, masyarakat di negara empat musim menggunakan briket untuk menghangatkan ruangan saat musim dingin tiba.
Jenis-Jenis Briket
Perlu Anda ketahui bahwa briket memiliki banyak jenis. Tentu saja dari sekian banyak briket yang pernah dibuat oleh manusia, jenis-jenisnya menjadi sangat banyak. Contoh jenis-jenis briket seperti berikut ini.
Briket Batubara
Batubara adalah suatu batuan sedimen tersusun dari unsur karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, dan sulfur. Dalam proses pembentukannya, batubara diselipi bebatuan yang mengandung mineral.
Briket Sekam Padi
Sekam padi sering diartikan sebagai bahan buangan atau bahan yang tersisa dari proses penggilingan padi. Proses penghancuran limbah secara alami berlangsung lambat, sehingga limbah tidak saja mengganggu lingkungan sekitarnya tetapi juga mengganggu kesehatan manusia.
Briket Tempurung Kelapa
Meskipun sekarang sudah banyak orang melakukan pengelolaan terhadap pohon kelapa namun terdapat beberapa potensi kelapa yang belum optimal dan dimanfaatkan dengan baik, terutama dalam pemanfaatan limbahnya. Salah satu pemanfaatan limbah padat kelapa adalah dengan memanfaatkannya menjadi bahan bakar alternatif.
Mesin briket dari Asterra Machine mempunyai banyak jenis pula. Anda bisa menggunakan mesin-mesin tersebut tergantung kira-kira mana yang sesuai dengan keperluan Anda. Mesin-mesin kami mempunyai spesifikasi dan bahan baku yang sangat #InsyaAllahDijaminAmanah sehingga Anda tidak perlu khawatir.
