
Anda pastinya sering menjumpai sabut kelapa yang tidak digunakan karena dianggap tidak ada manfaatnya. Namun, di satu sisi Anda melihat bahwa sabut kelapa biasanya digunakan juga untuk pembuatan alat-alat rumah tangga, seperti pembuatan sapu atau keset. Dalam bisnis yang lebih besar, kira-kira sabut kelapa ini bisa dijadikan bisnis tidak, ya?
Jawabannya, tentu bisa! Sabut kelapa mempunyai nama beken yang sering digunakan di zaman sekarang, yaitu cocofiber. Cocofiber berbentuk lebih halus dari sabut kelapa dengan bentuk layaknya rambut yang panjang-panjang berwarna emas atau kecoklatan. Sebelum membaca mengenai peluang bisnisnya, Anda perlu mengerti dulu mengenai proses pembuatannya.
Proses Pembuatan Cocofiber
Cocofiber merupakan sabut kelapa yang sebenarnya sudah dihaluskan sedikit lagi sehingga hasilnya lebih halus. Proses pembuatannya bisa dengan dua cara, yaitu dengan manual maupun mesin. Semua itu tergantung pada kapasitas dan jumlah yang Anda inginkan, ya!
Jika dengan cara manual, Anda hanya perlu membasahi sabut kelapa. Setelah dibasahi, Anda harus memilah-milah antara rambut-rambut kelapa dengan serbuk-serbuknya. Setelah itu, Anda harus menjemurnya sampai keadaannya kering merata dan digulung-gulung untuk disimpan agar lebih ringkas dan tahan lama.
Kalau menggunakan mesin, cara kerjanya hampir sama seperti manusia. Mesin tersebut harus menghasilkan cocofiber dengan cara yang sama dan hasil yang sama bagusnya, tetapi dengan jumlah yang berkali-kali lipat. Kalau Anda ingin berbisnis secara besar, jangan menggunakan cara manual karena Anda akan repot menggaji karyawan. Gunakan saja mesin pengurai sabut kelapa, terutama mesin dari Asterra yang sudah terjamin, ya!
Peluang Bisnis Cocofiber
Membaca proses pembuatannya sudah, memilih untuk berbisnis apa tentunya menjadi masalah selanjutnya. Dalam pembahasan di bawah ini, kami akan membantu Anda agar mendapat “ilham” mengenai bisnis apa yang hendak Anda kerjakan. Silahkan disimak baik-baik, ya!
Bisnis Media Tanam
Sudah pernah dijelaskan pada artikel sebelum-sebelumnya mengenai cocofiber bahwa cocofiber dapat digunakan sebagai media tanam. Perlu Anda ketahui dulu, riset mengatakan jika media tanam menggunakan sabut kelapa (misalnya cocofiber atau cocopeat), lebih menguntungkan daripada menggunakan tanah biasa. Kok bisa begitu, ya?
Ternyata sabut kelapa memiliki beberapa keuntungan daripada tanah biasa. Keuntungan yang pertama ialah sabut kelapa dapat menahan banyak air dengan tingkat pH atau keasaman yang ideal, biasanya dari 5,0 sampai 6,8. Dengan hasil yang seperti itu, sabut kelapa juga mempunyai beragam unsur kimia yang sangat bagus untuk tanaman.
Media tanam berbahan dasar cocofiber juga tahan terhadap jamur. Jadi, meskipun Anda sering menyiramnya dengan air (dan meskipun media tanam cocofiber jago menahan air), jamur dijamin tidak akan tumbuh. Kandungan mineral dalam cocofiber sangat berguna untuk perkembangan tanaman.
Pembuatan Alat-Alat Rumah Tangga
Sejak zaman dulu, pohon kelapa benar-benar bermanfaat dalam seluruh aspeknya. Kita sering sekali melihat alat-alat rumah tangga yang berbahan dasar dari sabut kelapa. Sabut kelapa yang lebih dihaluskan lagi kemudian menjadi cocofiber yang juga sering digunakan untuk pembuatan sapu, keset, dan masih banyak lagi.
Sebenarnya, tidak hanya alat rumah tangga juga. Anda mungkin tidak pernah merasa bahwa jok, karpet, dashboard kendaraan, dan masih banyak lagi juga bisa dibuat dari cocofiber. Kalau Anda pernah menggunakan briket sebagai pemanas ruangan atau mempertahankan api, briket merupakan bahan dasarnya yang bisa berasal dari cocofiber.
Sebagai Bahan Bakar untuk Beberapa Industri
Anda pernah menonton film zaman dulu ketika tokohnya yang berasal dari pedalaman mengalami kesusahan dalam menjalankan mobil yang mogok? Tanpa minyak maupun bensin, bagaimana cara menggerakkan kendaraan seperti itu? Salah satu caranya ialah menggunakan bahan bakar berasal dari bahan yang mudah ditemukan, seperti sabut kelapa atau cocofiber.
Cofofiber merupakan bahan yang mudah sekali dibakar. Jika Anda mengalami kesusahan membuat api di tungku, biasanya Anda akan menggunakan sabut kelapa yang diberi api, kemudian baru dimasukkan ke dalam tungku untuk “pelicin” agar dapat membakar kayu-kayu yang lain. Jangan salah, dalam industri seperti keramik atau genteng saja, penggunaan cocofiber sebagai bahan bakar masih sering digunakan karena relatif lebih murah.
Bisnis Pupuk Organik
Anda ingin membuat pupuk secara organik dengan modal yang sangat murah? Cocofiber bisa jadi solusinya. Anda sudah paham bahwa cocofiber jago menyimpan cadangan air. Maka jika dijadikan pupuk, bukankah akan amat sangat membantu?
Di wilayah yang bercurah hujan rendah, tetapi ingin bercocok tanam dengan mudah, cocofiber membantu para petani di wilayah tersebut dengan cadangan penyimpanan airnya yang tinggi. Unsur hara atau mineral di dalamnya juga sangat berguna untuk kelangsungan tanaman melalui pupuk organik.
Mengapa Harus berbisnis Cocofiber?
Kalau ingin berhitung maka boleh-boleh saja. Dengan harga yang baru-baru ini alias belum lama, sabut kelapa dari petani langsung masih dihargai dengan sangat murah, yaitu sekitar Rp500 sampai Rp1.000 per butirnya. Namun, kalau sudah dijadikan cocofiber melalui hasil penguraian yang lebih ekstrim agar menghasilkan rambut-rambut yang lebih tipis maka harganya bisa mencapai Rp2.000 per kilogram (satu kilogram biasanya 6 sampai 8 butir).
Dari hitungan sederhana di atas saja dapat dilihat keuntungannya bisa mencapai 50 sampai 100 persen! Kalau saja Anda membuka bisnis berbahan dasar cocofiber, tentunya bisa sangat menguntungkan benar. Yang Anda perlukan sekarang ialah menentukan bisnis apa dulu, kemudian beli mesin pengurai sabut kelapa berkapasita satu ton di Asterra.
Asterra mempunyai mesin pengurai sabut kelapa dengan kapasitas mencapai satu ton. Seperti yang Anda tahu, mesin-mesin di Asterra mempunyai spek yang bukan kaleng-kaleng dan dijamin tidak mengecewakan Anda. Kami tidak ingin membuat Anda bosan dengan penjelasan mengenai detail speknya (Anda bisa membaca selengkapnya di website).
Yang jelas mesin pengurai sabut kelapa di Asterra ini bisa mencapai kapasitas 200 sampai 300 kilogram per jamnya. Anda juga tidak hanya bisa membuat cocofiber, tetapi bisa memperhalusnya lagi untuk menghasilkan bentuk serbuk atau disebut juga cocopeat. Jadi, peluang bisnis Anda, bahkan bisa lebih luas lagi. Jika Anda sudah benar-benar yakin dengan bisnis yang hendak Anda pilih maka Asterra bisa melancarkan usaha Anda ke depannya.
Nah, peluang bisnis cocofiber bisa lebih banyak lagi, Anda bisa mencarinya sendiri di internet. Yang pasti, bisnis ini sedang marak sekali digunakan oleh banyak orang karena sedikit modal dan banyak keuntungan. Kalau Anda masih saja ragu, jangan sampai menyesal kalau nantinya Anda ketinggalan, ya!