Ayam Broiler Kurang Bobot? Begini Cara Meningkatkannya dengan Cepat!

Dalam skenario ini, Anda ialah seorang peternak atau pebisnis ayam broiler yang sedang mengalami kendala. Sama seperti kawan-kawan pebisnis Anda yang lain, biasanya masalah tersebut terkait dengan hasil dari usaha Anda yang tidak sesuai dengan ekspektasi Anda. Ayam broiler Anda tidak sesuai bobotnya dengan apa yang Anda inginkan dan Anda ingin mengetahui penyebabnya.

Pada artikel berikut ini, kami ingin menghimpun beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan bobot ayam broiler Anda dengan cepat. Namun, perlu Anda ketahui bahwa kiat-kiat yang akan kami lampirkan ini perlulah Anda simak satu per satu agar hasil revisi pekerjaan Anda bisa maksimal. Jadi, tanpa ‘ba-bi-bu’ lagi, mari kita simak cara-caranya di bawah ini.

Perhatikan Bibit/DOC yang Sesuai Standar

Orang Jawa mempunyai pepatah yang sering diucapkan dan mungkin Anda sudah tahu, yaitu ketahuilah bibit, bebet, dan bobot. Seperti halnya pepatah tersebut, dalam memulai bisnis Anda, Anda perlu mengecek bibitnya terlebih dahulu. Dalam hal ini, bibit ayam broiler ialah anak ayam yang baru berumur satu hari dan dijual untuk dikembangbiakkan kepada peternak. Bibit tersebut biasa disebut juga dengan DOC.

DOC yang dipilih oleh Anda sebagai pebisnis haruslah meyakinkan agar nantinya tidak mengalami kendala seperti sakit atau mati saat sedang diternakkan. Hal tersebut bisa mempengaruhi bisnis Anda dan menyebabkan kerugian yang tidak boleh disepelekan. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui beberapa ciri terkait DOC yang baik yang sebaiknya Anda pilih:

  1. Biasanya DOC terkadang terjangkit penyakit seperti jamur, imphalitis, ataupun pullorum. Sebaiknya, Anda perlu mengecek apakah DOC yang hendak Anda pilih bebas dari penyakit-penyakit tersebut.
  2. DOC mempunyai ukuran normal dan tidak kurang dari rata-rata. Biasanya beratnya berkisar dari 37 sampai 45 gram.
  3. Bulu DOC terlihat segar, bersinar, dan berwarna alias tidak kusam.
  4. DOC mempunyai kaki yang tidak terlalu kecil dan tidak kering. Kaki DOC yang baik ialah lembab dan besar.
  5. DOC bisa bergerak secara normal dan lincah.
  6. Mata DOC tidak berair atau merah alias sehat dan cerah.

Jika Anda sudah memilih DOC dengan ciri-ciri seperti di atas, kemungkinan besar DOC yang Anda pilih sudah cukup baik dan benar. Dengan begitu, Anda meminimalisir kemungkinan nantinya bibit-bibit tersebut akan terjangkit penyakit atau membahayakan kawanan yang lain.

Kenali Lebih Lanjut tentang Standar Bobot dari Ayam Broiler

Semua yang ada di dunia ini tentunya memiliki ukuran dan jumlah yang standar. Jika ukuran sesuatu tidak sesuai dengan standarnya maka hal tersebut menjadi anomali atau aneh. Ayam broiler yang akan Anda jadikan bisnis juga harus sesuai standarnya, misalnya pada ukuran ataupun bobot.

Bobot ayam broiler yang baik akan ditentukan dari perawatan yang dilakukan oleh peternak. Peternak harus selalu mengecek secara berkala kesehatan ayam broiler, sesuaikan dengan umurnya, pakan untuk mereka harus terjamin kualitasnya, dan kandang yang harus nyaman. Semua hal tersebut akan menentukan hasil akhir pada ayam-ayam broiler yang akan dipanen.

Suatu hal bisa disebut sesuai standar jika sudah memenuhi beberapa kriteria yang ada. Jadi, Anda juga perlu mencentang satu per satu untuk mengecek apakah ayam broiler Anda sudah sesuai atau belum. Parameter keberhasilan usaha Anda itu bisa Anda cek melalui beberapa faktor seperti di bawah ini.

  1. Food Conversion Ratio atau FCR yang dihasilkan rendah. FCR yang dimaksud ialah jumlah pakan yang disajikan kepada ayam broiler sesuai dengan daging yang nanti dihasilkan sehingga tidak memunculkan gap yang terlalu kentara.
  2. Kematian dari ayam-ayam broiler yang rendah semaksimal-maksimalnya ialah di bawah 5%.
  3. Bobot ayam-ayam broiler tidak mengalami kesenjangan, yaitu cenderung merata antara yang satu dengan yang lainnya.

Bagaikan perhitungan terhadap hasil belajar mahasiswa perkuliahan, peternak juga mempunyai indeks prestasinya sendiri. Angka yang baik dapat tercapai jika faktor-faktor di atas bisa dicentang satu per satu. Hal tersebut menandakan bahwa ternak yang Anda lakukan sudah memenuhi standar. 

Pahami Jenis Pakan yang Paling Sesuai untuk Ayam Broiler Anda

Makhluk hidup tentunya memerlukan makanan yang sesuai agar mereka sehat dan tidak mudah sakit. Hal yang sama juga bisa diterapkan kepada ayam broiler Anda. Anda harus memperhatikan dengan detail kira-kira jenis pakan apa yang paling sesuai terhadap peternakan Anda.

Biasanya, para peternak ayam broiler memilih dedak padi. Namun, dedak padi mempunyai kekurangan seperti mudah menggumpal dan berbau tengik. Jika Anda memberikan kualitas yang seperti itu terhadap ayam broiler Anda, bisa-bisa mereka jadi tidak nafsu makan dan alhasil mudah terkena penyakit.

Selain dedak padi, solusi yang bisa Anda pilih ialah pemberian pakan dengan jenis pellet. Pellet juga mengandung banyak nutrisi tinggi. Dedak padi mudah berbau tengik jika disimpan terlalu lama, tetapi pelet bisa disimpan dengan lama tanpa menghasilkan bau semacam itu.

Asterra dapat membantu Anda terkait masalah ini. Jika Anda ingin berbisnis secara masif dengan keuntungan yang setara maka Anda memerlukan mesin pelet berkapasitas satu ton milik Asterra untuk membuat pellet. Mesin pellet Asterra dapat berkapasitas 200 sampai 300 kg/jam dengan kualitas tidak main-main.

Anda memerlukan mesin pellet yang sesuai spek agar pellet yang dihasilkan tidak mengecewakan. Selain itu, pemilihan pellet untuk pakan ayam broiler Anda pun sudah tepat karena pellet pun cenderung lebih ekonomis. Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian mesin di Asterra.

Memperhatikan Kandang Ayam Broiler

Anda ingin mempunyai rumah yang nyaman, begitu juga dengan ayam broiler Anda. Anda harus memberi mereka kandang yang luas dan sesuai dengan isi agar tidak terlalu sempit. Selain itu, kebersihan kandang menjadi hal terpenting untuk dilakukan sebagai peternak.

Jika ayam broiler Anda ditempatkan di kandang yang sempit, bau, dan kotor, tentunya hal tersebut akan memicu beragam penyakit. Ayam yang sakit akan menulari ayam yang lain. Anda bisa merugi banyak karena meremehkan hal terpenting, yaitu kebersihan.

Memberikan Suplemen sebagai Tambahan selain Pakan

Pakan memang sudah baik, tetapi suplemen juga bisa dibutuhkan jika Anda ingin hasil yang maksimal. Suplemen-suplemen tersebut biasanya berupa vitamin, antibiotik, ataupun obat yang akan membuat ayam broiler Anda memiliki daya tahan tubuh yang tinggi. Anda bisa memberikannya secara berkala agar hasil yang didapat pun maksimal.

Dari rangkaian kiat-kiat di atas, sudahkah Anda lakukan satu per satu? Ingat, jika Anda tidak melakukannya dengan lengkap bisa saja hasil yang Anda harapkan tidak akan sesuai. Jadi, Anda perlu benar-benar memahami dengan benar. Begitulah cara meningkatkan bobot ayam broiler dengan cepat. Sampai di sini, sudahkah permasalahan Anda terobati?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu

× Konsultasi sekarang! Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday