Cara Membuat Dessicated Coconut: Manual vs Mesin!

cara membuat dessicated coconut

Dessicated coconut atau kelapa parut kering merupakan salah satu produk olahan kelapa yang banyak digunakan dalam industri makanan dan minuman. Teksturnya yang kering dan tahan lama menjadikannya bahan favorit untuk campuran kue, roti, hingga topping minuman. 

Cara membuat dessicated coconut pun bisa dilakukan secara manual maupun dengan bantuan mesin, tergantung kebutuhan dan skala produksi. Lalu, metode mana yang paling efisien? Simak artikel ini sampai akhir ya!

Apa Perbedaan Dessicated Coconut dengan Shredded Coconut?

Sebelum kita bahas cara membuatnya, kira-kira apa sih perbedaan dari dessicated coconut dengan shredded coconut? Keduanya memang berasal dari bahan yang sama, yaitu daging kelapa yang diparut. Namun, dessicated coconut dan shredded coconut memiliki perbedaan cukup signifikan, baik dari segi tekstur, proses pengolahan, kadar air, hingga kegunaannya dalam dunia kuliner.

Dessicated coconut, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai kelapa kering, adalah kelapa parut yang telah dikeringkan dengan sangat baik, biasanya menggunakan teknik pengeringan suhu rendah atau oven, sehingga kadar airnya sangat minim (biasanya di bawah 3%). 

Teksturnya yang halus hingga berbentuk butiran kecil, mirip serbuk kasar. Karena sifatnya yang kering dan ringan, jenis ini sangat cocok digunakan dalam adonan kue, granola, biskuit, dan olahan makanan yang memerlukan bahan tahan lama. 

Sementara itu, shredded coconut atau kelapa parut merujuk pada daging kelapa yang diparut kasar, umumnya berbentuk seperti irisan memanjang atau serpihan tebal. Proses pengolahannya tidak melalui tahap pengeringan total, sehingga masih mengandung sedikit kadar air. 

Shredded coconut juga sering digunakan sebagai toping atau hiasan makanan, seperti pada cake kelapa, klepon, atau makanan tradisional lainnya, karena bentuknya yang lebih mencolok dan rasa kelapanya yang masih terasa segar.

Cara Membuat Dessicated Coconut Manual

Membuat dessicated coconut atau kelapa kering secara manual bisa menjadi pilihan praktis untuk kebutuhan rumahan maupun usaha kecil. Meskipun tidak menggunakan mesin, hasilnya tetap berkualitas jika mengikuti langkah yang tepat. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti untuk membuatnya secara manual:

Pilih dan Kupas Kelapa Tua

Gunakan kelapa tua yang sudah benar-benar matang karena memiliki kandungan minyak dan daging yang lebih tebal. Kupas kulit luarnya hingga bersih, lalu pecahkan dan pisahkan dari tempurung. Cuci bersih bagian dalam daging kelapa untuk menghilangkan kotoran atau sisa sabut.

Parut Daging Kelapa

Setelah dibersihkan, parut daging kelapa menggunakan parutan manual. Kamu bisa menggunakan parutan tangan biasa atau alat parut duduk tradisional. Usahakan hasil parutan tidak terlalu kasar agar mudah dikeringkan nanti.

Peras Santan dari Hasil Parutan

Masukkan parutan kelapa ke dalam kain bersih atau saringan, lalu peras hingga keluar santannya. Langkah ini penting agar kadar minyak dan air dalam kelapa berkurang. Semakin kering hasil parutan, semakin cepat proses pengeringan.

Ratakan Parutan di Wadah Lebar

Sebarkan parutan kelapa yang sudah diperas di atas nampan, loyang, atau tampah secara merata. Usahakan agar ketebalannya tidak terlalu tebal agar bisa kering merata. Pastikan permukaan tidak saling menumpuk untuk mempercepat proses kering.

Jemur di Bawah Sinar Matahari 

Jemur kelapa di bawah sinar matahari langsung selama beberapa jam hingga benar-benar kering. Jika cuaca tidak mendukung, kamu bisa menggunakan oven suhu rendah (sekitar 60–70°C) selama 2–3 jam. Aduk sesekali agar bagian bawah tidak lembap dan keringnya merata.

Dinginkan dan Simpan di Wadah Tertutup

Setelah kering sempurna, angkat dan biarkan dingin pada suhu ruang. Simpan dalam wadah kedap udara untuk menjaga kerenyahan dan kualitasnya. Dengan penyimpanan yang baik, dessicated coconut bisa bertahan hingga beberapa bulan.

Cara Membuat Dessicated Coconut dengan Mesin

Mengolah kelapa menjadi dessicated coconut secara modern kini bisa dilakukan lebih cepat dan higienis dengan bantuan mesin. Metode ini cocok untuk pelaku usaha UMKM, pabrik kecil, maupun produksi rumahan skala besar. Prosesnya terdiri dari lima tahap utama yang saling terhubung. Berikut penjelasan lengkapnya:

Siapkan dan Bersihkan Kelapa Tua

Pilih kelapa tua yang memiliki daging tebal, padat, dan segar karena jenis ini menghasilkan kelapa kering berkualitas tinggi. Kupas kulit luar kelapa dan pecahkan tempurungnya untuk mengambil bagian dalam. Potong daging kelapa dan cuci bersih dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa sabut, kotoran, atau tempurung. 

Parut Daging Kelapa dengan Mesin

Setelah bersih, daging kelapa dipotong kecil agar lebih mudah masuk ke dalam mesin parut. Gunakan mesin pemarut kelapa atau grater machine untuk menghasilkan parutan dengan tekstur halus dan konsisten. Proses ini jauh lebih cepat daripada memarut secara manual, terutama jika jumlah kelapa cukup banyak. Hasil parutan akan menjadi bahan dasar utama dalam pembuatan dessicated coconut.

Peras Santan Menggunakan Mesin Pemeras

Parutan kelapa kemudian dimasukkan ke dalam mesin pemeras santan atau screw press untuk mengurangi kadar air dan minyak. Mesin ini bekerja dengan sistem tekan otomatis yang mampu menghasilkan ampas kelapa dengan tingkat kekeringan lebih baik. Proses ini penting agar pengeringan berikutnya berjalan lebih cepat dan efisien. 

Keringkan dengan Mesin Pengering

Ampas kelapa yang sudah diperas dimasukkan ke dalam mesin pengering atau tray dryer. Atur suhu pengeringan antara 60–70°C dan biarkan selama 2 hingga 3 jam tergantung jumlah dan kelembapan kelapa. Aduk secara berkala agar seluruh bagian mengering secara merata dan tidak gosong. Setelah kadar air turun di bawah 3%, teksturnya akan menjadi ringan, kering, dan mudah disimpan.

Dinginkan, Ayak, dan Kemas

Setelah proses pengeringan selesai, diamkan kelapa kering hingga suhu ruang agar tidak terjadi kondensasi saat dikemas. Gunakan ayakan untuk menyaring ukuran butiran sesuai standar yang diinginkan bisa halus, sedang, atau kasar. Kemudian, kemas dessicated coconut dalam wadah kedap udara seperti plastik vacuum atau pouch foil agar tahan lama. 

Keunggulan Membuat Dessicated Coconut dengan Mesin

Menggunakan mesin dalam proses pembuatan dessicated coconut memberikan banyak keuntungan, terutama dalam hal efisiensi dan konsistensi. Proses manual mungkin cukup untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi dalam skala usaha, mesin bisa menjadi solusi cerdas. Berikut beberapa keunggulan yang bisa kamu dapatkan jika menggunakan mesin:

Proses Lebih Cepat dan Efisien

Dengan mesin, waktu produksi bisa dipangkas secara signifikan dibanding cara manual. Mesin pemarut, pemeras, dan pengering bekerja secara otomatis dan konsisten. Hal ini memungkinkan produksi dalam jumlah besar dalam waktu yang lebih singkat.

Hasil Lebih Konsisten 

Mesin menghasilkan parutan kelapa dengan ukuran dan tekstur yang seragam. Proses pengeringannya pun merata karena suhu dan durasi bisa diatur secara presisi. Ini sangat penting untuk menjaga standar kualitas produk, terutama jika dijual secara komersial.

Menghemat Tenaga dan Biaya Operasional 

Mesin pemarut kelapa Asterra mampu memarut hingga 20 kg/jam, sedangkan secara manual hanya sekitar 5–7 kg/jam. Artinya, satu mesin bisa menggantikan kerja 3–4 orang, sehingga lebih hemat tenaga dan biaya. Jika dihitung, penggunaan mesin bisa menghemat biaya produksi hingga Rp3-4 juta per bulan.

Mesin untuk Membuat Dessicated Coconut

Dalam proses pembuatan dessicated coconut atau kelapa kering, penggunaan mesin menjadi solusi praktis dan efisien, khususnya untuk skala usaha menengah hingga besar. Dua mesin utama yang dibutuhkan adalah mesin pemarut kelapa dan mesin pemeras santan. Berikut penjelasan singkat mengenai masing-masing mesin:

Mesin Pemarut Kelapa

Mesin pemarut kelapa merupakan alat yang berfungsi untuk memarut daging kelapa dengan cepat dan dalam jumlah besar. Mesin ini sangat cocok digunakan oleh pengusaha kelapa atau pelaku usaha kuliner berskala besar yang membutuhkan kelapa parut secara rutin. 

Cara Membuat Dessicated Coconut
Mesin Pemarut Kelapa/Source: Asterra.id

Dibandingkan proses manual, mesin ini jauh lebih efisien dan hemat tenaga, dengan kapasitas mencapai 20 kg/jam. Dibuat dari bahan rangka siku besi dan body stainless steel, serta digerakkan oleh motor bensin 5,5 HP, mesin ini kuat, tahan lama, dan higienis untuk kebutuhan industri.

Mesin Pemeras Santan

Mesin pemeras santan berfungsi untuk mengekstrak santan dari kelapa parut dengan hasil yang lebih bersih, murni, dan higienis dibanding cara manual. Mesin ini dilengkapi sistem pemisah otomatis antara santan dan ampas kelapa, sehingga proses menjadi lebih cepat dan efisien. 

Cara Membuat Dessicated Coconut
Mesin Pemeras Santan/Source: Asterra.id

Dengan kapasitas 20–30 kg/jam dan daya listrik sebesar 750 watt, mesin ini sangat cocok untuk usaha skala menengah maupun besar. Material rangka dari hollow dan body stainless memastikan mesin ini aman untuk kontak dengan bahan makanan dan mudah dibersihkan.

Jika Anda tertarik untuk memesan atau membutuhkan informasi lebih lanjut, segera hubungi kami di nomor +62 8571 1111 141 dan  +62 823 1111 1141. Kami siap membantu mewujudkan bisnis Anda dan kunjungi website asterra.id sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu

× Konsultasi sekarang! Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday