Tahukah Anda bahwa sabut kelapa dapat dimanfaatkan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan loh. Meski sabut kelapa sering dipandang sebelah mata sebagai limbah yang tidak berguna, namun sebenarnya banyak peluang yang bisa dimanfaatkan jika melihat lebih dalam.
Seperti kita ketahui, sabut kelapa menjadi salah satu bagian dari buah kelapa yang dapat dimanfaatkan dalam bidang pertanian, tanaman, kesehatan, bahkan untuk dekorasi rumah.
Manfaat Sabut Kelapa
Pohon kelapa dikenal sebagai pohon seribu manfaat, di bawah ini beberapa contoh manfaat dari sabut kelapa.
Bahan Dasar Kerajinan Tangan
Manfaat yang pertama, sabut kelapa sebagai bahan dasar kerajinan tangan. Banyak sekali kerajinan yang dibuat dari serat ini, seperti tas, dompet, pajangan, karpet dan kerajinan lainnya. Di tangan orang-orang kreatif, sabut kelapa sangatlah berharga. Hal ini karena mereka dapat mengubah sabut kelapa menjadi sesuatu yang mahal harganya hingga masuk ke mancanegara.
Jika anda belum mempunyai referensi untuk membuat kerajinan tangan, anda bisa membaca ide bisnis olahan sabut kelapa untuk dijadikan contoh ide usaha yang cocok dengan minat anda
Bahan Bakar
Manfaat yang kedua, sabut kelapa sebagai bahan bakar. Seperti yang terjadi di zaman dulu, masyarakat selalu menggunakan batok dan sabut kelapa sebagai bahan bakar untuk memasak di tungku tradisional.
Media Tanam
Sabut kelapa dapat digunakan sebagai media tanam karena membuat tanaman bertumbuh dengan baik, terutama untuk tanaman sayur dan bunga. Sabut kelapa juga mampu membantu meningkatkan drainase tanah pada tanaman sehingga membantu kelembaban tanah tetap terjaga dan tidak cepat kering. Alasannya, sabut kelapa dapat menciptakan kantong udara dalam tanah yang memungkinkan kelembaban berlebih akan langsung mengalir dari akar tanaman.
Pupuk Tanaman Organik
Dari aspek pertanian, sabut kelapa juga dapat berfungsi sebagai pupuk organik yang sangat membantu. Pupuk organik yang dibuat dengan menggunakan sabut kelapa mampu menyimpan air sebanyak 60% lebih dibandingkan pupuk lainnya. Hal ini membantu daerah pertanian atau perkebunan yang sering mengalami kekeringan, agar tumbuhan-nya tetap mendapat asupan air. Air yang berasal dari penyimpanan di dalam sabut kelapa.
Kesehatan
Menurut hasil penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro menerangkan bahwa ekstrak sabut kelapa dapat menjadi obat antibiotik untuk tubuh. Ekstrak sabut kelapa memiliki kandungan antibiotik alternatif yang berguna untuk terapi infeksi bakteri staphylococcus aureus. Ekstrak sabut kelapa mengandung beberapa enzim yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri.
Prospek Bisnis Sabut Kelapa
Ternyata banyak sekali manfaat dari sabut kelapa yang berguna untuk kehidupan manusia. Lalu, bagaimana dengan potensi bisnis dari olahan sabut kelapa? Tertarik mencoba bisnis di bidang ini? Pelajari dengan baik penjelasan di bawah ini agar Anda dapat mempersiapkan bisnis Anda dengan baik.
Coco Coir
Coco Coir adalah salah satu hasil dari penguraian kulit kelapa yang bisa menghasilkan produk antara lain tikar coco mulsa, yang sangat efektif menanggulangi gulma yang akan menghambat pertumbuhan tanaman.
Coconut Fiber Board
Coconut Fiber Board merupakan papan yang dibuat dari sabut kelapa dan pengikat sebesar 100 persen (100%). Papan yang sangat potensial diubah menjadi panel dinding, partisi pemisah (divider), furniture, dan lainnya.
Coconut Fiber Cement Board (CFB)
Sabut kelapa dapat diolah menjadi papan serat (fiberboard) dari jenis MDF (Medium Density Board). CFB ini tidak membutuhkan bahan perekat jadi ramah lingkungan, daya serap airnya lebih rendah dibanding MDF komersial, selain itu karena dikembangkan dengan teknologi sederhana, CFB menjadi lebih ekonomis.
Cocosheet
Cocosheet merupakan serat sabut kelapa yang dibuat dalam bentuk lembaran. Fungsi untuk mereduksi suara dan menyerap kebisingan pada frekuensi tinggi (2000Hz).
Cocopot
Cocopot adalah media tumbuh untuk tanaman yang dipakai khusus di perusahaan pertambangan. Fungsi lain dari cocopot adalah sebagai media untuk tanaman dalam pot dengan minus unsur hara. Harganya sekitar 5 ribu hingga 10 ribu rupiah per buahnya.
Pot ini menyerap air sehingga air lebih merata di sekeliling tanaman dan memberikan keleluasaan akar tumbuh ke segala arah. Akibatnya tanaman dapat tumbuh lebih sehat.
Cocomesh
Cocomesh adalah jaring yang terbuat dari sabut kelapa. Biasanya dibuat seperti ukuran net bola volly atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan lahan. Cocomesh dapat bekerja efektif untuk mencegah banjir atau longsor. Selain itu, juga sebagai media tumbuh untuk tanaman dan reklamasi bekas tambang atau pantai.
Serbuk Sabut Padat
Cocopeat brick atau serbuk sabut padat adalah pith (empulur) yang dipadatkan dengan ukuran yang mudah digunakan untuk rumah kaca, tanaman pot lapangan golf, landscape dan dapat berfungsi sebagai pengendali erosi.
Serat Sabut
Seiring majunya teknologi, sifat fisika dan kimia pada serat ditambah adanya kesadaran konsumen untuk kembali ke bahan alami, membuat serat dimanfaatkan menjadi bahan baku industri seperti karpet, jok, dashboard kendaraan, kasur, bantal dan hardboard.
Serat diproses untuk dijadikan Coir Fiber Sheet yang digunakan untuk lapisan kursi mobil, spring bed dan lainnya tidak hanya peralatan rumah tangga.
Risiko Bisnis Sabut Kelapa
Indonesia merupakan salah satu negara dengan produksi kelapa tertinggi di dunia. Namun produksi kelapa yang tinggi tersebut tidak ditunjang dengan industri hilir yang memadai. Salah satu industri kelapa yang kurang berkembang adalah industri serat sabut kelapa.
Dari aspek teknologi, pengolahan serat sabut kelapa relatif sederhana karena dapat dilaksanakan oleh usaha-usaha kecil maupun menengah. Adapun masalah atau resiko dalam pengembangan usaha bisnis industri pengolahan serat sabut kelapa adalah keterbatasan modal, akses terhadap informasi pasar yang terbatas, serta apabila kualitas serat yang masih belum memenuhi persyaratan.
Asterra.id adalah produsen mesin nomer satu di Indonesia. Membantu memecahkan masalah permesinan untuk produksi yang berkualitas dan memenuhi target. Mesin olahan kelapa milik asterra adalah mesin berkualitas dengan kapasitas mencapai 1 ton per jam.
