
Ikan air tawar menjadi komoditas perikanan yang memiliki peminat cukup tinggi. Jenis ikan air tawar memiliki ciri khas rasa masing masing, mulai dari ikan lele, ikan gurami, ikan nila dan sebagainya.
Para pelaku budidaya, terus mengembangkan inovasi teknologi produksi untuk hasil yang maksimal, salah satunya adalah bioflok.
Bioflok adalah sistem yang menumbuhkan mikroorganisme. Teknologi bioflok bisa dikatakan sebagai sistem budidaya terintegrasi, karena memanfaatkan simbiosis antara mikroorganisme dengan ikan sebagai komoditas utama budidaya.
Bioflok memanfaatkan limbah berupa mikroorganisme yang terdapat di kolam tempat hidup ikan. Bioflok didominasi oleh bakteri probiotik dan jamur.
Ukuran keberhasilan bioflok dapat dikatakan berhasil jika terdapat gumpalan kecil yang melayang di kolam budidaya.
Jika sudah tersedia bahan bahan untuk membuat bioflok, proses pembuatan bioflok sebenarnya tidak terlalu susah
Cara Membuat Bioflok untuk Budidaya Air Tawar
berikut cara membuat bioflok dari probiotik untuk produksi budidaya air tawar!
Bahan Pembuatan Bioflok
- Garam krosok 1 kg/m3
- Kapur tohor atau dolomit 150 gram/m3
- Probiotik (bisa menggunakan probiotik kemasan yang dikhususkan untuk ikan)
- Yakult 1 Botol
- Prebiotik, bisa menggunakan molase 350 ml/m3 atau gula jawa 500 ml/m3
Cara Pembuatan Bioflok
- Campurkan semua bahan dalam satu wadah kemudian diaduk
- Masukkan kedalam air yang sudah diendapkan selama 14 hari
- Pada saat memasukkan bahan ke dalam air, mulai operasikan sistem aerasi supaya mikroorganisme dapat bekerja secara optimal
- Sembari menunggu, lakukan pengecekan berkala, sehari sekali dengan melihat warna air (optimal cokelat), pH (optimal 6-8), dan oksigen terlarut (optimal 3 mg/L).
- Setelah 14 hari masukkan ikan yang ingin dibesarkan. Jika komoditasnya ikan lele, maka penebaran berkisar 1000-1500 ekor/ kolam dengan ukuran kolam diameter 1 meter. Untuk ikan nila dan mujair, kepadatanya sebesar 120 ekor/m3, sedangkan untuk gurame, kepadatanya sebesar 70-100 ekor/m3.
Perawatan Sistem Bioflok
Meski sudah bisa digunakan, pemakaian sistem bioflok juga perlu terus diperhatikan. Berikut langkah langkah pengecekan bioflok
Pengecekan dan Penggantian Air
Pengecekan air bisa dilakukan setiap 2 kali sehari. Pengecekan ini meliputi kebersihan air yang dapat mengganggu lingkungan sekitar
.Apabila terdapat gumpalan (flock) yang terlalu banyak dan menjadikan air berbau tidak sedap, maka gantilah air dari separuh dari jumlah kolam.
Jika dalam jangka waktu yang lama, air tidak mengalami gejala di atas, maka tidak perlu mengganti air hingga panen. Hal ini disebabkan karena mikroorganisme berkembang dengan baik, bila diganti akan menghambat air
Pemberian Pakan
Salah satu keunggulan sistem bioflok adalah mampu menekan pengeluaran biaya untuk pakan.
Kerja sistem bioflok adalah untuk memperbaiki kualitas air yang menyebabkan optimalnya sistem pencernaan ikan, sehingga nutrisi yang masuk dari pakan lebih efisien terserap
selain menekan biaya, pengurangan intensitas pemberian pakan juga dapat menjaga kualitas air dari sistem bioflok itu sendiri.
Pasokan Oksigen dan Listrik
Banyak bioflok yang menerapkan sistem budidaya insentif dimana jumlah penebaran haruslah lebih banyak dibanding sistem ekstensif. Selain penebaran, sistem bioflok juga memanfaatkan beberapa mikroorganisme yang sering tumbuh di kolam seperti bakteri, jamur, plankton, dan sebagainya
Hal yang sering luput pada peternak yang menggunakan bioflok adalah pasokan oksigen.
Karena dalam satu kolam terdapat komoditas budidaya dan juga mikroorganisme sehingga kebutuhan oksigen lebih besar.
Biasanya pasokan oksigen yang besar tentunya hanya bisa didapatkan dari blower atau kincir.
Pengoperasian blower atau kincir akan menggunakan listrik yang cukup banyak dan harus menyala selama 24 jam penuh.
Hal tersebut bisa dikatakan juga menjadi kekurangan kekurangan dari sistem bioflok dimana harus bergantung pada listrik selama 24 jam.
Perhatikan juga, dan patut diwaspadai apabila listrik mati mendadak atau dalam jangka waktu yang lama, karena apabila tidak tanggap dapat mengakibatkan lemas, dan paling buruknya menyebabkan kematian pada ikan yang membuat gagal budidaya
Lokasi Budidaya
Dalam hal operasional, lokasi bioflok tidak cocok ditempatkan di ruangan full indoor karena mikroorganisme perlu matahari untuk melakukan fotosintesis, sehingga membutuhkan cahaya yang cukup.
Jika lokasi budidaya Indoor. Buatlah kolam indoor yang selalu mendapat pasokan cahaya matahari, akan lebih baik jika kolam tersebut ternaungi dengan baik.
Kelebihan dan Kekurangan sistem bioflok
Jika dirangkum dalam beberapa point, kelebihan dan kekurangan sistem bioflok adalah sebagai berikut
Kelebihan Sistem Bioflok
- pH air relatif stabil. Kestabilan pH bermanfaat menurunkan kandungan amonia pada air.
- Tidak memerlukan penggantian air terus menerus, karena pergantian air akan mengakibatkan biosecurity mati. pergantian air hanya dilakukan ketika terdapat gumpalan (flock) yang terlalu banyak
- Limbah yang ada pada kolam budidaya akan didaur ulang menjadi pakan berprotein tinggi, sehingga biaya pembelian pakan dapat diminimalisir.
Kekurangan Sistem Bioflok
- Apabila kolam bocor atau rembes, maka sistem bioflok akan gagal karena dapat mengancam biosecurity yang ada.
- Memerlukan aerator yang dapat bekerja terus-menerus sebagai penyuplai oksigen.
- Pengamatan air harus dilakukan berkala dan teliti demi mencegah timbulnya nitrit dan amonia.
- Apabila aerasi berhenti, maka akan terjadi pengendapan bahan organik di dasar kolam yang mengakibatkan pH air menurun atau menjadi asam.
- Apabila flok terlalu pekat dapat menyebabkan kematian bertahap, karena oksigen menjadi rendah.
- Sistem ini sangat bergantung pada listrik.
Budidaya komoditas ikan air tawar terus mengalami kemajuan dari segi sistem dan produk ikan. Penggunaan mesin yang berkualitas dapat membantu anda dalam budidaya ikan.
Asterra.id menyediakan mesin usaha cetak pelet dengan berbagai variasi.
Salah satunya adalah pencetak pelet kombinasi mixer yang akan membantu pengusaha menjalankan bisnisnya dalam pencetakan pelet. Mesin pelet ini dapat digunakan sebagai mesin pelet ikan, kambing, sapi, kelinci, ayam, dll. Mesin tipe ini memiliki multifungsi dengan pengombinasian pencampur.