
Pernahkah Anda berpikir mengenai lada? Mengapa lada tidak disebut merica? Apakah lada dan merica berbeda? Apabila berbeda, lalu bagaimana cara membuat lada?
Sebenarnya, keduanya berasal dari bahan yang sama. Merica adalah bumbu rempah yang diperjual-belikan dengan bentuk aslinya, yaitu bulat kecil. Kemudian, lada adalah merica yang sudah dihaluskan menjadi bubuk.
Saat ini, orang-orang lebih memilih menggunakan lada karena praktis, sedangkan penggunaan merica harus diulek terlebih dahulu. Sama saja bukan? Pada akhirnya merica juga harus dihaluskan. Lalu, bagaimana cara pembuatannya? Apakah lada dapat dibuat sendiri?
Cara Membuat Lada yang Efektif dan Efisien
Tips utama membuat lada dengan skala kecil sampai besar adalah memiliki SDA merica hitam–maupun putih yang menunjang. Apabila tidak memiliki perkebunan merica, bisa mulai membangun perkebunannya atau kerjasama dengan petani merica agar menghemat waktu.
Setelah SDA merica terpenuhi, perhatikan cara pembuatan lada berikut ini.
Memilih Merica
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih merica yang baik. Merica yang dipakai adalah siap panen: tidak terlalu muda dan terlalu tua.
Bersihkan Merica
Setelah memilih merica, bersihkan dari kotoran dan benda asing lainnya. Alat pembersih yang bisa digunakan adalah ayakan atau blower. Proses ini akan merontokkan kulit merica.
Keringkan Merica
Apabila merica sudah bersih dan bebas kulit, pastikan merica dalam keadaan kering. Apabila ada sedikit saja merica yang basah, ada kemungkinan hasil lada bubuk akan menggumpal.
Agar proses pengeringan lebih efisien, gunakan mesin oven pengering merica.
Penggilingan
Ini adalah tahapan utama dalam membuat lada bubuk. Alat yang dapat disiapkan adalah alat khusus penggiling lada agar tidak cepat rusak. Opsi lainnya, bisa gunakan blender untuk menggiling merica berskala kecil.
Apabila pembuatan lada bubuk dalam skala besar terlebih untuk kepentingan usaha, silakan gunakan mesin penepung merica. Merica yang suda siap digiling–tinggal masukkan dalam mesin, lalu sesuaikan pengaturan dengan tingkat kehalusan yang diinginkan.
Langkah terakhir, nyalakan mesin dan biarkan merica digiling hingga menjadi bubuk halus. Mudah bukan?
Penyaringan
Apabila proses penggilingan menggunakan mesin penepung lada, tidak perlu susah payah untuk menyaring karena ukuran partikelnya seragam. Akan tetapi, apabila menggunakan blender, saring lada dengan penyaring untuk memisahkan partikel yang lebih besar.
Pengemasan
Setelah proses penggilingan selesai, segera kemas bubuk lada dalam wadah kedap udara untuk menjaga aroma dan kualitasnya. Simpan lada di tempat sejuk dan kering.
Bagi para pengusaha lada, setelah melakukan penggilingan, lada dapat dikemas dengan kemasan perusahaan. Distribusikan lada dari pasar domestik hingga internasional.
Bagaimana? Mudah bukan membuat lada?
Jika memiliki keseriusan untuk menggeluti bidang ini, maka lada akan membawa berbagai sektor bisnis lada yang menjanjikan karena hingga saat ini, lada masih menjadi salah satu komoditas ekspor besar di dunia.
Apabila ingin memulai bisnis lada, jangan lupa gunakan mesin penepung lada. Dengan mesin tersebut, pekerjaan akan lebih efektif, efisien, dan hasil yang memuaskan. Segera cek kebutuhan mesin di Asterra.id. Karena Asterra adalah roda usaha Indonesia.