
Dalam industri peternakan modern, efisiensi dan kualitas pakan menjadi kunci utama keberhasilan. Salah satu bahan baku yang telah terbukti memberikan nilai tambah signifikan adalah bungkil kedelai. Sebagai sumber protein nabati berkualitas tinggi, bungkil kedelai menawarkan berbagai manfaat yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan ternak dan efisiensi biaya produksi.
Tak hanya bermanfaat bagi pertumbuhan ternak, bungkil ini juga menyimpan potensi besar sebagai peluang bisnis, terutama bagi para pengusaha yang ingin masuk ke sektor agribisnis yang stabil dan menjanjikan.
Apa itu Bungkil Kedelai?
Bungkil kedelai, atau dikenal juga sebagai soybean meal, merupakan produk sampingan dari proses ekstraksi minyak kedelai. Setelah minyak diambil, sisa ampas kedelai dikeringkan dan digiling menjadi bungkil yang kaya akan protein.
Produk ini telah menjadi andalan dalam formulasi pakan ternak di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tidak diragukan lagi kandungan gizinya yang lengkap dan harganya yang relatif terjangkau.
Secara tampilan, bungkil kedelai berbentuk serbuk atau butiran kasar berwarna coklat muda dengan aroma khas kedelai yang sudah diproses. Produk ini biasa digunakan sebagai komponen utama dalam pakan ayam pedaging, ayam petelur, sapi, kambing, dan ikan.
Kandungan Bungkil Kedelai
Bungkil kedelai menjadi favorit dalam dunia pakan ternak karena profil nutrisinya yang sangat lengkap. Berikut ini adalah kandungan utama:
Protein Kasar: ±46%
Dengan kandungan protein sekitar 46%, bungkil kedelai menjadi pilihan utama dalam formulasi pakan ternak, terutama untuk unggas dan ruminansia. Kandungan protein yang tinggi ini menjadikan bungkil kedelai sebagai salah satu sumber protein nabati terbaik.
Tahukah Sobat? Protein sangat penting untuk pertumbuhan jaringan tubuh, mempercepat regenerasi sel, dan meningkatkan kekebalan ternak.
Asam Amino Esensial
Bungkil ini mengandung asam amino penting seperti lisin, metionin, treonin, dan triptofan. Asam amino ini sulit ditemukan dalam pakan lain, namun sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan reproduksi ternak.
Energi Metabolik: ±2.500–2.900 kkal/kg
Bungkil kedelai mengandung energi metabolik. Hal tersebut memberikan energi yang cukup untuk aktivitas dan metabolisme ternak tanpa perlu tambahan sumber energi yang mahal.
Serat Kasar: ±5%
Pada umumnya, pakan ternak lebih dianggap baik apabila bertekstur. Bungkil kedelai memiliki serat yang membantu menjaga sistem pencernaan ternak tetap sehat dan berfungsi optimal.
Lemak Kasar: ±2%
Tidak hanya serat kasar, bungkil ini juga mengandung lemak kasar hingga 2%. Kandungan lemak kasar pada bungkil kedelai memberikan sedikit tambahan energi serta membantu penyerapan vitamin larut lemak.
Kadar Air: <12%
Kadar air yang rendah membuat bungkil kedelai lebih awet dan tahan lama saat disimpan. Hal ini membuatnya aman apabila akan dicampurkan dengan bahan-bahan lain.
Dengan komposisi tersebut, bungkil ini menjadi pilihan yang efisien dan efektif dalam memenuhi kebutuhan nutrisi hewan ternak.
Alasan Mengapa Bungkil Kedelai Baik untuk Ternak

Bagian terpenting dalam penulisan artikel ini adalah untuk memberikan informasi bahwa bungkil kedelai sangat baik untuk ternak. Berikut beberapa alasannya.
Mendukung Pertumbuhan dan Performa Ternak Secara Optimal
Protein adalah komponen utama dalam pembentukan otot, hormon, dan enzim dalam tubuh hewan. Kandungan protein tinggi dalam bungkil kedelai membantu mempercepat pertumbuhan ternak, terutama pada fase awal kehidupan yang kritis.
Ternak yang diberi pakan berbasis bungkil kedelai cenderung tumbuh lebih cepat, dengan konversi pakan yang lebih efisien. Pada ayam broiler, misalnya, penggunaannya secara konsisten mampu mempercepat waktu panen hingga beberapa hari.
Meningkatkan Produktivitas Hasil Ternak
Tidak hanya unggul dalam pertumbuhan, ternak yang diberi pakan berbahan dasar bungkil kedelai juga menunjukkan peningkatan produktivitas. Untuk ayam petelur, akan lebih banyak telur dengan ukuran dan kualitas yang lebih baik. Untuk sapi perah, produksi susu akan memiliki kandungan lemak yang stabil.
Memperkuat Sistem Imun Ternak
Asupan protein dan asam amino yang seimbang dari bungkil kedelai berperan dalam pembentukan antibodi dan sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut menunjukkan bahwa ternak menjadi lebih tahan terhadap penyakit sehingga dapat mengurangi penggunaan antibiotik dan menurunkan angka kematian ternak.
Konsistensi dan Ketersediaan Sepanjang Tahun
Bungkil kedelai tersedia dalam jumlah besar, baik dari produksi lokal maupun impor. Hal ini memberikan jaminan pasokan bagi pengusaha pakan dan peternak. Konsistensi dalam pasokan ini penting untuk menjaga formula pakan tetap stabil dan mencegah gangguan dalam rantai produksi.
Efisiensi Biaya Produksi
Bila dibandingkan dengan bahan baku pakan lainnya seperti tepung ikan atau daging tulang, bungkil kedelai memiliki rasio harga terhadap nilai gizi yang sangat kompetitif. Artinya, Sobat bisa mendapatkan manfaat gizi tinggi dengan biaya yang lebih rendah—sangat ideal untuk meningkatkan margin keuntungan usaha peternakan.
Bungkil Kedelai: Potensi Bisnis yang Menjanjikan
Tidak hanya bermanfaat untuk ternak, bungkil kedelai juga memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi dan membuka berbagai peluang usaha. Berikut adalah penjabaran mengenai peluang bisnis di sektor ini.
Distribusi Bungkil Kedelai ke Peternak dan Pabrik Pakan
Menjadi distributor atau agen bungkil kedelai sangat menjanjikan, terutama di daerah yang memiliki konsentrasi peternakan tinggi. Sobat dapat membangun jaringan kemitraan dengan peternak lokal atau perusahaan pakan untuk menyediakan bahan baku utama mereka.
Usaha Pakan Ternak Mandiri
Dengan bahan dasar bungkil kedelai, Sobat bisa meracik pakan ternak sendiri dan menjualnya sebagai produk jadi. Bisnis pakan mandiri tidak hanya menguntungkan dari sisi margin, tapi juga menawarkan peluang branding dan pengembangan pasar yang luas.
Ekspor Bungkil Kedelai
Negara-negara berkembang lainnya juga membutuhkan bahan pakan berkualitas. Jika Sobat memiliki akses ke produsen besar dan dapat menjamin kualitas serta volume, ekspor bungkil kedelai bisa menjadi jalur bisnis ekspor-impor yang menguntungkan.
Kemitraan dengan Koperasi dan Komunitas Peternak
Sobat dapat menjalin kerja sama strategis dengan koperasi atau kelompok peternak untuk menjadi pemasok utama bungkil kedelai. Sistem kemitraan seperti ini dapat menciptakan ekosistem bisnis yang saling menguntungkan.
Pengolahan Lanjutan dan Diversifikasi Produk
Selain menjual dalam bentuk mentah, bungkil kedelai juga bisa diolah menjadi pelet, crumble, atau pakan siap saji lainnya. Produk olahan ini bisa meningkatkan nilai jual dan memberikan keunggulan kompetitif di pasar.
Bungkil kedelai adalah aset strategis dalam industri peternakan dan agribisnis. Kandungan nutrisinya yang tinggi, manfaatnya bagi ternak, serta potensi bisnis yang luas menjadikannya komoditas yang sangat layak untuk diperhatikan—baik sebagai bahan baku pakan maupun sebagai produk dagang.
Dengan segala kelebihan yang dimiliki, terutama keberadaannya yang potensial, muncul pertanyaan baru, bagaimana pengolahan yang tepat?
Mesin Penepung Bungkil Kedelai
Mesin penepung bungkil kedelai produksi Asterra hadir sebagai solusi peternakan Sobat. Mesin ini akan menghasilkan tepung bungkil kedelai secara tepat dan cepat sebagai bahan pokok pakan ternak.
Tidak hanya itu, mesin penepung ini memiliki dimensi 100 x 60x 120 cm dengan material rangka dibuat dari siku atau UNP besi. Material rangka dan body mesin dibuat dengan bahan plat besi atau stainless steel. Mesin ini menggunakan penggerak berupa diesel 8 HP dengan kapasitas produksi mencapai 10-25 kg/jam.
Keunggulan mesin ini, di antaranya, desain meisn yang lebih sederhana dan sangat mudah untuk dioperasikan, terutama bagi pemula. Konstruksi mesin dibuat dengan material yang kuat dan kokoh sehingga kualitasnya sangat terjamin.
Apakah Sobat tertarik untuk memiliki mesin ini? Apabila tertarik, Sobat dapat mengunjungi katalognya di Asterra.id atau langsung hubungi +62 8571 1111 141.
Asterra akan membantu memenuhi kebutuhan bisnismu. Yuk, jadi bagian dari mereka yang sudah bisa mewujudkan mimpi-mimpinya. Hubungi sekarang juga!