
Kompos adalah hasil dari proses penguraian campuran bahan-bahan organik yang dipercepat oleh berbagai organisme hidup. Dalam prosesnya diperlukan material organik dan organisme pengurai yang berupa mikroorganisme atau mikroba. Proses ini disebut dengan pengomposan.
Bahan-bahan organik yang umumnya digunakan dalam pembuatan kompos adalah bahan-bahan yang ada di sekitar rumah seperti sisa makanan, daun kering, kotoran hewan, dan lain-lain. Lalu bagaimana sih proses pembuatannya? Simak penjelasan berikut ini!
Cara Membuat Kompos dari Bahan di Sekitar Rumah
Membuat kompos dari bahan-bahan yang ada di sekitar rumah tentu saja memiliki banyak manfaat. Selain lebih ekonomis, kompos dari bahan-bahan yang dapat ditemukan di sekitar rumah tentu saja ramah lingkungan dan bisa menjadi upaya penciptaan lingkungan yang berkelanjutan dan mengurangi jumlah sampah. Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan kompos dari bahan di sekitar rumah yang wajib sahabat mesin coba.
Membuat Kompos Menggunakan Sisa Makanan
Sisa makanan merupakan salah satu sampah yang sering kita temui di rumah. Biasanya sisa dari makanan yang tidak habis akan dibuang begitu saja tanpa dimanfaatkan. Selain mubazir, sisa makanan yang banyak juga menghasilkan gas metana yang tidak baik bagi lingkungan . Maka dari itu, membuat kompos menggunakan sisa makanan adalah keputusan yang tepat untuk mengatasi hal ini. Berikut ini adalah langkah-langkahnya.
Pisahkan Sampah Sisa Makanan
Hal pertama yang harus dilakukan adalah memisahkan sisa-sisa makanan yang ada. Misalnya, seperti memisahkan makanan organik dengan jenis makanan lainnya. Adapun contoh sisa makanan organik yang dapat digunakan adalah sisa sayuran, buah-buahan, kertas makanan dari bahan organik, ampas kopi, ampas teh, dan lain sebagainya.
Potong atau Hancurkan Sisa Makanan
Setelah memisahkan sampah sisa makanan dan mengumpulkannya. Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah memotong-motong sisa makanan tersebut atau menghancurkannya secara manual atau menggunakan blender
Siapkan Komposter
Komposter adalah wadah atau alat yang dirancang khusus untuk mengompos bahan-bahan organik secara efisien. Biasanya, komposter memiliki desain yang memfasilitasi sirkulasi udara, drainase air, dan pencampuran bahan kompos. Ada beberapa jenis komposter yang umum digunakan, antara lain: tong kompos, bak kompos, komposter vermikompos, kamposter dapur, kamposter tumbling, dan lain-lain.
Setelah komposter siap, masukkan sampah ke dalam komposter dan letakkan di luar ruangan agar baunya tidak mengganggu. Pilih juga lokasi yang tidak terkena sinar matahari secara langsung tetapi masih menerima paparan sinar matahari dalam jumlah yang cukup.
Menambah Bahan Lain Untuk Mempercepat Proses
Untuk mempercepat pengomposan makanan sisa, terdapat beberapa bahan yang bisa digunakan adalah daun kering dengan persentase 60% sampah sisa makanan dan 40% daun kering. Selain itu, bisa juga menggunakan larutan mol.
Tunggu Hingga Kompos Jadi
Setelah melakukan langkah-langkah di atas, hal yang harus dilakukan adalah menunggu kompos tersebut jadi. Biasanya waktu yang diperlukan adalah 1 bulan. Namun, apabila menginginkan hasil yang sempurna, waktu 3 bulan adalah waktu yang ideal.
Membuat Kompos Menggunakan Daun Kering
Selain sisa makanan, daun kering juga merupakan hal yang sering dijumpai di sekitar rumah. Daripada membiarkannya mengotori halaman rumah, daun kering sangat bisa dimanfaatkan sebab kaya akan karbon dan memperkaya tanah dengan nutrisi penting. Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatannya.
Kumpulkan Daun Kering
Kumpulkan daun kering dari halaman rumah atau di sekitar rumah. Cari daun yang sekiranya terbebas dari pestisida atau bahan kimia lainnya dan juga terbebas dari penyakit atau hama yang nantinya dapat menular ke bahan lain.
Potong/Hancurkan Daun
Jika daun kering yang didapat terlalu besar, potong atau cacah daun menjadi potongan-potongan kecil. Hal ini bertujuan agar daun kering nantinya lebih cepat terurai.
Siapkan Wadah Kompos
Wadah yang digunakan bisa bermacam-macam seperti tong kompos, bak kompos, atau bisa juga dengan membuat wadah langsung di tanah. Yang terpenting pilih lokasi yang tidak terkena matahari secara langsung namun masih menerima paparan sinar secara cukup dan tempatkan di tempat yang mudah diakses.
Buat Lapisan
Mulai dengan membuat lapisan dasar pada wadah dengan potongan kayu, ranting kecil, atau jerami sebagai drainase agar nantinya bagian dasar tidak tergenang air. Setelah itu tambahkan daun kering tadi.
Untuk mempercepat proses pengomposan daun kering yang termasuk bahan kompos coklat maka diperlukan campuran bahan kompos hijau seperti sisa makanan, potongan rumput, ampas kopi, dan lain-lain.
Menjaga Kelembaban dan Aduk Secara Berkala
Pastikan kompos tetap lembab kalau perlu tambahkan air sebab kelembaban yang tepat akan membantu mikroorganisme dalam proses pengomposan. Aduk juga secara berkala agar penguraiannya merata.
Tunggu Hingga Mengompos Sempurna
Diamkan campuran kompos selama beberapa minggu atau bulan hingga siap digunakan sebagai pupuk organik.
Membuat Kompos Menggunakan Kotoran Hewan
Yang terakhir adalah cara membuat kompos menggunakan kotoran hewan. Kotoran hewan merupakan salah satu metode yang efektif untuk menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi yang kaya akan nutrisi. Kotoran hewan mengandung sejumlah besar nutrisi penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Berikut ini adalah langkah-langkahnya.
Pilih Jenis Kotoran Hewan
Kotoran hewan yang umum untuk digunakan adalah kotoran sapi, kambing, kuda, dan ayam. Pastikan juga kotoran tersebut tidak berasal dari hewan yang tidak sehat atau diberi obat-obatan.
Mengumpulkan Kotoran Hewan
Kumpulkan kotoran hewan yang sudah kering dari kandang atau tempat di mana hewan itu tinggal. Kumpulkan menjadi satu dan siapkan bahan coklat seperti daun kering, jerami, atau padi. Bisa juga menggunakan bahan pengurai atau stardec.
Siapkan Wadah Kompos
Masukkan semua bahan-bahan tadi kedalam wadah dan campurkan semua bahan secara merata. Setelah itu diamkan selama kurang lebih sebulan dan aduk setiap seminggu sekali agar merata.
Tunggu Hingga Mengompos Sempurna
Setelah melakukan langkah-langkah di atas. Tahap selanjutnya adalah menunggu bahan-bahan tadi menjadi kompos sempurna. Adapun ciri-cirinya adalah telah berubah dari wujud aslinya, baunya sudah berkurang dan tidak terlalu menyengat, suhunya menjadi dingin atau netral, dan memiliki tekstur yang kering serta mudah remuk jika digenggam.
Itulah tadi cara mudah membuat kompos dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah. Jika sahabat mesin ingin proses pembuatan yang lebih cepat dan hemat tenaga atau ingin menjadikan kompos sebagai bisnis, mesin pengolah kompos dari Asterra bisa menjadi pilihan yang cocok dan pas.
Material mesin yang terbuat dari bahan yang kuat dan kokoh membuat mesin ini awet dan tentunya berkualitas. Ditambah juga dengan desainnya yang sederhana sehingga mudah untuk digunakan.
Sahabat mesin juga bisa menemukan mesin-mesin berkualitas lain yang cocok untuk mendukung usaha atau bisnis di asterra.id. Asterra sudah lebih dari 10 tahun profesional melayani ribuan perusahaan di seluruh Indonesia.