Perawatan Ayam Broiler DOC yang Wajib Anda Tahu

cara-merawat-ayam-broiler-DOC

Masyarakat di dunia, apalagi di Indonesia, sangat menyukai daging ayam. Orang-orang mengkonsumsi ayam sebagai olahan makanan saban hari. Maka dari itu, jika Anda yang membuka bisnis peternakan ayam pedaging maupun petelur pastilah sangat menguntungkan. Simak bacaan mengenai bisnis ayam petelur di sini: Tertarik Bisnis Ayam Petelur? Kenali Jenis dan Cara Memeliharanya.

Namun, tentunya tidak sedikit pula para pebisnis itu yang bangkrut di tengah jalan dengan macam-macam penyebab. Salah satu penyebabnya ialah tidak pandai merawat ayam-ayamnya, entah ayam potong seperti broiler maupun ayam petelur. Dalam artikel ini, Anda bisa membaca lebih lanjut tentang cara merawat ayam broiler.

Cara Merawat Ayam Broiler DOC

Jika Anda belum tahu, ayam broiler DOC merupakan kepanjangan dari (day old chick). Yang dimaksud dengan ayam jenis ini ialah ayam yang baru berumur satu hari dan biasanya memiliki berat sekitar 35—40 gram saja. Masa pertumbuhan ini menjadi sangat krusial sehingga Anda harus fokus terhadapnya. Hindari kesalahan dalam berbisnis ayam dengan membaca artikel kami: 6 Kesalahan dalam Berbisnis Ayam Potong, Hindari!.

Pilihlah Ayam DOC yang Berkualitas

Seperti halnya Anda ingin menanam suatu tanaman, Anda harus memilih bibit yang baik agar nantinya hasilnya juga baik. Ketika Anda ingin beternak ayam broiler, pilihlah pula bibit yang baik. Hal ini akan menentukan nantinya ayam-ayam tersebut tidak tumbuh dengan problematik atau mudah sakit.

Ayam DOC yang berkualitas memiliki beberapa ciri, misalnya (1) bobot minimal 37 gram, (2) tidak mempunyai cacat pada tubuhnya, (3) memiliki warna bulu yang seragam serta tidak lembab. Pengecekan berkelanjutan juga diperlukan karena bisa saja ayam DOC tersebut mudah lemah dan stres yang memicu sering sakit.

Buatkan Kandang yang Sesuai

Kandang yang sesuai ialah kandang yang memiliki kualitas dan kuantitas yang sesuai. Kandang harus didesain agar mudah dibersihkan dan memiliki pencahayaan yang cukup. Selain itu, ukuran kandang harus dipastikan sepadan dengan ayam-ayam broiler DOC yang menghuninya.

Kandang ayam broiler DOC mempunyai perkiraan ukurannya masing-masing. Dari berbagai sumber yang kami dapat, ada tiga ukuran yang bisa dijadikan patokan. Untuk ayam broiler DOC yang baru berusia 1—7 hari menggunakan kandang berisi 30—50 ekor per meter persegi, 8—14 hari menggunakan kandang berisi 20—25 ekor per meter persegi, dan 15—21 hari menggunakan kandang berisi 8—12 ekor per meter persegi.

Perawatan pada Kandang 

Rumah Anda tentunya harus sering dibersihkan secara rutin agar penghuninya merasa betah dan nyaman, hal yang sama juga diterapkan pada kandang. Kandang ayam harus sering dibersihkan dan dalam kondisi yang kering. Terlebih, jangan sampai terjadi penumpukan kotoran karena dapat memicu gas amonia dalam kandang.

Gas amonia jika terlalu banyak dan dibiarkan begitu saja akan membuat ayam broiler DOC tidak nafsu makan. Selanjutnya, dapat dipastikan ayam-ayam tersebut mudah sakit karena kekebalan tubuhnya rendah. Skenario terburuknya dapat memicu kematian.

Melakukan Vaksinasi 

Ayam-ayam broiler DOC yang baru saja Anda dapatkan lebih baik langsung diberikan penanganan yang lengkap. Misalnya masalah kandang, pakan, air, dan yang terpenting vaksin untuk ketahanan tubuh. Tubuh yang rentan sangat mungkin dihinggapi penyakit.

Vaksinasi bisa Anda lakukan dengan berkala dan tidak perlu terlalu sering, tergantung vaksin yang Anda pilih. Dengan pemberian vaksin, ayam-ayam broiler DOC tidak akan mengalami hambatan apa pun dalam pertumbuhannya.

Pemberian Larutan Gula Merah sebagai Karbohidrat

Banyak peternak ayam yang masih kurang pengetahuan tentang betapa pentingnya minuman yang satu ini bagi ayam. Perlu Anda ketahui, larutan gula merah mengandung karbohidrat yang bisa digunakan sebagai sumber energi pada ayam-ayam broiler DOC. Dalam masa krusial ini, mereka harus selalu bertenaga sehingga bisa tumbuh dengan maksimal.

Bagaimana cara membuatnya? Mudah saja, Anda tinggal menyiapkan gula merah sekitar 50—80 gram saja. Setelah itu, Anda bisa melarutkannya dengan satu liter air dan sudah siap digunakan. Berikan minuman ini pada ayam broiler DOC minimal setelah dua hari kedatangannya.

Memberikan Pakan yang Baik dan Terjamin

Poin terpenting ini kami taruh paling bawah agar Anda tahu betapa seriusnya masalah pakan. Ada banyak peternak yang pailit hanya karena memilih pakan-pakan yang salah atau tidak mudah dicerna, apalagi bagi ayam broiler DOC. Anda bisa menggunakan pelet sebagai opsi paling cocok dan mudah.

Pemberian pakan ayam pada ayam yang masih kecil seperti ini harus dilakukan secara rutin, minimal delapan kali sehari. Jadi, Anda harus benar-benar merawatnya dengan saksama, ya! Kami dapat merekomendasikan mesin pelet untuk membantu manajemen pemberian pakan Anda.

Mesin Pelet dari Asterra yang Berkapasitas Satu Ton

Mesin Pelet dari Asterra Machine bisa bekerja dan menghasilkan 200—300 kilogram per jam tanpa dibantu karyawan. Anda bisa menghemat pengeluaran untuk menggaji karyawan selama beberapa tahun ke depan hanya untuk membeli mesin ini. Kualitas mesin pun dijamin minimal sudah sangat baik sehingga Anda tidak perlu khawatir merugi.

Penggunaan mesin selain bisa menghemat pengeluaran penggajian karyawan juga bisa dijadikan investasi jangka panjang. Anda tidak perlu mengeluarkan uang lebih banyak lagi dengan kurun waktu yang sangat lama sampai sekiranya Anda memerlukan mesin yang baru atau melakukan servis.

Tidak bisa dipungkiri penggunaan mesin pun bisa menurun jika sudah berumur sangat panjang. Namun, jika Anda berbisnis dengan kami, garansi kami selalu ada. Kami tidak menjual putus pada Anda dan jika butuh apa-apa, kami siap memberikan guides terbaik tanpa keberatan sama sekali.

Jadi, siapkah Anda menjadi pebisnis ayam broiler yang sukses? Mulai dahulu dari perawatan ayam broiler DOC yang menjadi starterpack Anda. Semoga berhasil dan sukses selalu, Sobat Asterra!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu

× Konsultasi sekarang! Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday