Dodol adalah jenis makanan semi basah dengan kadar air yang tinggi dengan kadar gula 45%. Dodol termasuk ke dalam kategori makanan dengan bahan dasar tepung beras ketan yang dicampur gula dan tambahan lain sehingga membentuk citarasa dan bentuk rupa yang menyerupai dodol.Â
Proses pembuatan dodol bermutu tinggi memerlukan waktu yang lama dan membutuhkan keahlian khusus. Adapun bahan utama membuat dodol adalah santan kelapa, tepung ketan, gula pasir, gula merah, dan garam. Bahan tambahan pada dodol ini sangat penting karena fungsinya akan menentukan rasa. Simak sejarah, jenis, cara membuat, dan peluang bisnis dodol di sini!
Dodol termasuk kategori makanan berbahan dasar tepung beras ketan yang dicampur gula. Bahan tambahan pada dodol ini sangat penting karena fungsinya akan menentukan rasa. Simak sejarah, jenis, cara membuat, dan peluang bisnis dodol di sini!
Jenis Dodol
Dodol di Indonesia biasanya mempunyai ciri khasnya sendiri-sendiri, tergantung wilayah di mana dodol tersebut dibuat. Ada dodol yang warnanya macam-macam, atau bentuknya yang macam-macam, semuanya tergantung dari pembuatnya. Selain dodol, Anda kalau tertarik dengan bisnis lain, lihat artikel ini: Bisnis Kacang Atom: Prospek, Strategi, dan Cara Memulainya.
Biasanya dodol yang berasal dari wilayah A maka akan dinamai dodol A. Misalnya dodol Garut, dodol Betawi, dan sebagainya. Namun, ada juga dodol yang dinamakan berdasarkan bahan bakunya, misalnya dodol durian, dodol sirsak, dodol kandangan, dodol apel malang, dodol nangka, dodol susu, dodol jahe, dan dodol kentang.
Cara Membuat Dodol
Nah, tentunya Anda tahu ‘kan betapa enaknya dodol tersebut? Bahkan jika Anda mengunjungi beberapa daerah, terkadang jajanan khas mereka ialah dodol. Apakah Anda berminat membuat dodol buah nanas untuk keluarga? Simak cara pembuatannya di bawah ini!
Bahan:
- 2,5 kg Buah nanas matang (diparut)
- 1/2 kg Tepung beras ketan
- Pewarna makanan, vanili secukupnya
- 1 kg Gula Pasir atau sesuai selera
- 200 gr mentega (pengganti santan)
- 2,5 gr Natrium Benzoat/kg bahan
Alat:
- Kompor, wajan anti lengket
- Pengaduk kayu, alat pemarut
- Box dan plastik kemasan
- Cetakan/baki
Langkah:
- Nanas dikupas kulitnya dan dihilangkan matanya kemudian dicuci dan diparut dengan parutan pepaya yang agak kasar seratnya tetap terasa.
- Campurkan 2,5 kg daging buah nanas yang telah dihancurkan (diparut kasar), 200 gr mentega, vanili dan pewarna secukupnya, 2,5 gr natrium benzoat sebagai pengawet, serta 1 kg gula pasir (jika nanasnya terasa sangat manis gula sebaiknya dikurangi)
- Campur semua bahan lalu masak sampai mendidih (sampai gula pasirnya larut) Setelah mendidih dan airnya berkurang masukkan 500 gr tepung ketan sedikit demi sedikit sambil diaduk terus hingga merata.
- Adonan tersebut dimasak hingga agak kering sambil diaduk terus agar tidak lengket pada wajan. Dodol yang telah masak ditandai dengan warna agak kecoklatan. Angkat dan masukkan dalam tulang.
- Apabila sudah dingin, dipotong-potong dengan ukuran sesuai selera kemudian dikemas dengan plastik. Masukkan dalam box kemasan dan beri label.
Peluang Bisnis Dodol
Peluang untuk bisnis dodol terbilang sangat bagus dan sangat cerah. Bisnis dodol menjadi suatu pilihan bisnis makanan dari bahan tepung ketan yang menjanjikan hingga banyak orang yang tertarik menekuni bisnis tersebut. Peluang usaha makanan dari bahan tepung ketan ini masih terbuka lebar serta sangat menguntungkan oleh siapa saja.
Anda berminat menjalankan pilihan bisnis dodol ini? Dalam menjalankan bisnis dodol bisa dijalankan dalam kebutuhan modal kecil. Bisnis dodol bisa dilakukan dengan skala rumahan menggunakan modal yang tidak besar. Cek artikel ini untuk ide bisnis yang lain: Tips Menjalankan Bisnis Kacang Telor.
Pelaku Bisnis Dodol
Bisnis dodol ini cocok dijalankan oleh semua orang yang ingin menginginkan bisnis makanan dari bahan tepung ketan menguntungkan tersebut. Bagi siapa saja ingin menjalankan bisnis dodol sangat mudah, proses produksi dodol mudah juga laba menguntungkan.
Konsumen Bisnis Dodol
Konsumen dodol cukup besar dan tak terbatas mulai kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Jenis makanan yang cocok dijadikan oleh-oleh berwisata di suatu kota. Jadi, jika kota Anda sering disebut kota pariwisata, bisnis ini sangat cocok karena konsumennya dijamin banyak.
Bahan Baku Bisnis Dodol
Dalam menjalankan bisnis dodol memerlukan bahan baku untuk pembuatannya. Untuk membuat dodol yang nikmat membutuhkan bahan baku, yakni tepung ketan, kelapa tua, gula pasir, garam, gula merah, pewarna makanan, perasa makanan, daun pandan, vanili, dan lainnya. Namun, untuk mencari bahan baku dodol bisa dijumpai di toko atau pasar terdekat.
Peralatan Bisnis Dodol
Dalam menjalankan bisnis dodol membutuhkan beberapa peralatan penting seperti etalase, kompor dan tabung gas, panci, mesin pengaduk dodol, loyang, alat pengaduk, wadah, mesin parut kelapa, penyaring/saringan, pisau, nampan, meja, kursi, mesin hand sealer, timbangan, serbet, tempat sampah serta peralatan lainnya.
Lokasi Strategis Berjualan Dodol
Dalam berjualan dodol, Anda bisa menentukan pilihan lokasi yang tepat, strategis, dan ramai. Bisnis dodol dapat membuka kios di pusat perbelanjaan, pinggiran jalan raya, dan tempat ramai lainnya. Selain itu bisa menitipkannya ke toko, swalayan, pusat oleh-oleh dan lainnya.
Harga Jual Dodol
Anda tentunya harus riset mengenai hal ini. Patokan harga untuk dodol per bungkus atau kemasan dimulai dari harga Rp15.000—Rp25.000. Namun, tentunya harga tersebut berbeda-beda, tergantung dari wilayah mana dodol tersebut berasal.
Asterra Machine mempunyai rangkaian mesin dodol yang dapat Anda cek jika benar-benar tertarik dengan bisnis ini. Bisnis bersama kami akan ada konsultasi berkelanjutan dan garansi yang menguntungkan. Jangan ragu, #InsyaAllahDijaminAmanah, kami siap membantu Anda.
